Kemuning (Bimas) - Hari Lahir Ketiga Pondok Pesantren Haji Sugianto yang terletak di Desa Keritang Kecamatan Kemuning Berjalan Dengan Khidmad (14/03). Alunan Sholawat dan penampilan santriwan dan santriwati silih berganti. Perayaan hari lahir pondok pesantren ini di hadiri oleh bapak KUA Kecamatan Kemuning dan Korwil Kecamatan Kemuning Dinas Pendidikan Kabupaten indragiri Hilir.
Dalam Sambutannya KUA Kecamatan Kemuning H. Fachrudi Rasyid, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan bahwa salah satu jalur penyebaran Agama Islam di Nusantara adalah melalui Pondok Pesantren yang mana di Pondok Pesantren santri tidak hanya diajarkan mengaji namun juga diajarkan ilmu yang bisa dimanfaatkan setelah santri berbaur dengan masyarakat. di pondok pesantren santri diajarkan berkebun, bertani, memasak, mencuci dan lain lain. hal ini sangat berguna bagi santri setelah masuk dunia masyarakat dia akan tanggap dengan segala situasi dan tahan dengan segala kondisi.
Selain itu KUA Kemuning juga menjelaskan bahwa ada level satu tingkat lebih tinggi diatas ilmu yaitu adab yang dalam budaya melayu disebut tunjuk ajar pantang larang. dalam hal ini bisa didapatkan dalam ruang lingkup pondok pesantren. santri akan di didik tentang etika, tata krama, tutur kata dan budi bahasa.
Terakhir KUA Kemuning mengharapkan dengan tumbuhnya pondok pesantren ditengah masyarakat bisa menjadi penyejuk ummat di sela gersangnya adab dan etika, bisa menjadi manusia manusia tangguh ditengah gempuran globalisasi, masyarakat yang peka terhadap situasi dan tahan dalam semua kodisi serta cinta NKRI. *** (pakrhe)