Bengkalis (inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui Penyelenggara Buddha KanKemenag Bengkalis Dito menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Raya Waisak 2566 TB / 2022, kepada Umat Buddha di Kabupaten Bengkalis .
Hal itu di ungkapkan saat mengikuti acara perayaan hari Tri suci Waisak 2566 TB (Tahun Buddis) 2022 M pada Senin (16/05/2022) bertempat di Vihara Hok Ann Kiong Bengkalis Jl.Yos Sudarso Bengkalis.
Acara yang diselenggarakan di Vihara Hok Ann Kiong Bengkalis, diikuti oleh Pengurus dan Anggota MBI (Majelis Buddhayana Indonesia) ,WBI (Wanita Buddhis Indonesia) serta Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Hok Ann Kiong dan umat Buddha Bengkalis.
Acara Tri Suci Waisak yakni mengusung tema Dalam Cinta Kasih, Semua Bersaudara. Yang dirangkai dengan acara Puja Bakti dalam menyambut detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 11.13 WIB yang dipimpin oleh para Romo Pandita diantaranya UP.Dito, UP. Robin Susanto, UP.Sumarno, UP.Slamet dan Romo Jimmy Rogers.
Menurut Dito , Hari Tri Suci Waisak menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antar anak bangsa. Dito pun mengajak seluruh umat Buddha Bengkalis untuk memperkuat prinsip yang di ajarkan dalam Moderasi Beragama yaitu sebuah sikap atau cara pandang perilaku beragama yang moderat, toleran, menghargai perbedaan, dan selalu mengedepankan kemaslahatan bersama serta mempererat tali persaudaraan, karena Seluruh umat Buddha Indonesia mempunyai tanggung jawab yang sama untuk ikut membangun masyarakat yang rukun damai dan sejahtera.
"Ini sebagaimana diajarkan dalam Kitab Suci Dhammapada, syair 194, bahwa “Kelahiran Para Buddha merupakan sebab kebahagiaan, Pembabaran Ajaran Benar merupakan sebab kebahagiaan, Persatuan Sangha merupakan sebab kebahagiaan, dan usaha perjuangan mereka yang telah bersatu merupakan sebab kebahagiaan," tambah Dito
Dito mengungkapkan bahwa Hari Tri Suci Waisak merupakan pengingat bagi umat Buddha pada 3 peristiwa penting, yaitu lahirnya Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, serta Buddha Gautama Parinibbana.
Sementara itu dalam pesan perayaan waisak 2566 TB disebutkan dalam Karaniyametta Sutta “ Bagaikan seorang ibu mempertaruhkan jiwanya melindungi anaknya yang tunggal, demikianlah terhadap semua makhluk dipancarkannya pikiran cinta kasih tanpa batas”. Sang Buddha mengajarkan kita untuk melihat semua orang adalah teman dan saudara, bahkan harus memandang mereka seperti kerabat terdekat kita sendiri.
Pelaksanaan Hari Tri Suci Waisak tentunya berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dari Surat Edaran dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkalis.
Acara ini di isi dengan Kegiatan pra Waisak berupa lomba-lomba dari anak PAUD sampai tingkat SMA, juga diikuti oleh wanita Budhis kemudian juga di laksanakan pawai pada malam harinya yang diselenggarakan oleh Seluruh umat Buddha dari berbagai Lembaga Keagamaan Buddha yang ada di Kota Bengkalis dan sekitarnya.