0 menit baca 0 %

PERINGATAN NUZUL QUR AN, KASI PAIS H. RAJUKI RIDWAN, S.Ag., MA AJAK JEMAAH UNTUK MEMBACA, MEMAHAMI, & MELAKSANAKAN AJARAN AL-QUR AN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Jum at 7 April 2023/16 Ramadhan 1444 H, Pengurus Masjid Al-Ikram, Desa Pasir Kemilu, Kecamatan Rengat taja peringatan Nuzul Qur an, ceramah agama disampaikan Kasi PAIS Kankemenag Kab. Inhu, H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA.Allah SWT menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan diturun...

Indragiri Hulu, (Inmas). Jum at 7 April 2023/16 Ramadhan 1444 H, Pengurus Masjid Al-Ikram, Desa Pasir Kemilu, Kecamatan Rengat taja peringatan Nuzul Qur an, ceramah agama disampaikan Kasi PAIS Kankemenag Kab. Inhu, H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA.
Allah SWT menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan diturunkannya al-Quran, tepatnya pada malam ke-17 Ramadhan diturunkan wahyu yang pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, yakni Surat al-Alaq ayat 1 s.d 5, yang artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan; Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah; Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah; Yang mengajar (manusia) dengan perantara qalam (pena); Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Dalam wahyu pertama ini, sudah tegas dan jelas bahwa kita diperintahkan untuk membaca, yaitu dengan kata iqra (bacalah). Selain itu, Allah SWT juga mengingatkan kita untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri kita dengan terus belajar, yang dalam ayat ini direpresentasikan dengan kata Al-Qalam (pena) yang memiliki fungsi sebagai alat untuk menulis. Dari dua hal ini, bisa kita sebut Ramadhan adalah bulan literasi, bulan tarbiyah, bulan pendidikan dimana kita dianjurkan untuk banyak membaca dan menulis. Membaca dalam wahyu pertama ini memiliki makna yang luas baik membaca yang bersifat tekstual maupun membaca secara kontekstual. Makna membaca secara tekstual di bulan Ramadhan ini adalah diwujudkan dalam bentuk mengaji atau tadarus al-Qur an. Membaca al-Quran bukanlah sekedar bernilai ibadah semata, Allah SWT menjanjikan banyak sekali keutamaan dan manfaat dalam membaca al-Quran, ujar H. Rajuki Ridwan dalam ceramahnya.
Mari kita jadikan peringatan Nuzul Qur an sebagai momentum agar selalu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Nuzulul Quran ini sangat penting dilaksanakan sebagai momentum untuk membumikan Al-Qur an dengan mencintai, membaca dan mengamalkan segala petunjuk yang ada di Al-Qur an, demikian penutup dari ceramah yang disampaikan H. Rajuki Ridwan.(tulang)