0 menit baca 0 %

Perjalanan sejarah singkat Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Batu

Ringkasan: <!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband...

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> <![endif]-->

SUNGAI PAKNING – Menurut berbagai sumber  yang diperoleh  terkait  keakuratan data awal berdirinya KUA Kecamatan Bukit batu terjadi perselisihan. Hal ini disebabkan dari ketidak pastian data dimana tak satu pun dari informasi yang kami peroleh dapat dijadikan sebagai pegangan utama sebagai rujukan awal. Sebut saja waktu itu pada tahun 1953 maka telah banyak yang mengakui pada tahun itu KUA Kecamatan telah Eksis di tengah-tengah masyarakat terutama bagi masyarakat Kecamatan Bukit Batu. Namun apabila kami meminta untuk menunjukkan bukti keberadaannya tak satu pun yang dapat membuktikannya secara tertulis ditambah lagi orang yang hidup pada masa itu telah meninggal dunia.   

Informasi kedua yang kami peroleh mengatakan bahwa KUA Kecamatan Bukit Batu telah Eksis ditengah-tengah masyarakat nya adalah pada tahun 1963. Hal ini di buktikan dengan telah berlangsungnya pernikahan oleh orang kenamaan didaerah Bukit Batu yaitu Datok Deres anak dari Datok Laksemana Raja di Laot yang telah melangsungkan pernikahan (akad nikah/ Ijab-Qabul) di Kantor  KUA Kec. Bukit Batu. Hal ini dapat dibuktikan dengan tercatatnya pernikahan tersebut dalam Akta Nikah tahun 1963 dan masih dapat dijumpai di Kantor KUA Kecamatan Bukit Batu sampai saat ini karena dari tahun inilah penulisan Akta Nikah dimulai sampai sekarang dan dapat dijumpai secara tertulis.

Berdasarkan informasi dari pihak Pengelola Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menyatakan bahwa  Kantor KUA Kecamatan Bukit Batu tercatat sejak tahun 1982 dengan status kepemilikan oleh Departemen Agama yang sekarang beralih nama menjadi Kementerian Agama.

Yang menarik dari Kantor KUA Kecamatan Bukit Batu ini adalah sejak awal sampai sekarang  telah  mempunyai tiga pintu. Pintu yang pertama adalah beralamat di depan pipa minyak milik Pertamina atau tepat nya sekarang disekitaran  depan Masjid Al-Quro di desa Sejangat yang katanya dulu berdampingan dengan kantor Camat Bukit Batu namun hanya tinggal semak belukar . Pintu kedua KUA Kec. Bukit Batu ini beralamat  di Jalan Jenderal Sudirman Sungai Pakning berhadapan dengan  SMPN 1 Bukit Batu waktu itu Kepala KUA nya Almarhum  H. Abdul Aziz, BA . Sekarang berdekatan dengan situs sejarah Kabupaten Bengkalis tempat Makam Panglima Kenaikan dan pintu yang ketiga adalah di jalan Jenderal Sudirman Desa Sungai Selari menuju gerbang pintu masuk ke Pertamina RU II Sungai Pakning hingga lah sekarang. Jadi dapatlah disimpulkan telah  berpintu (berlokasi) di tiga tempat.

Kantor KUA Kec. Bukit Batu sekarang ini masih membawahi 17 nama desa sebagai wilayah kerjanya. Diantara 17 desa tersebut adalah Pangkalan Jambi, Dompas, Sejangat, Pakning Asal, Kelurahan Sungai Pakning, Sungai Selari, Batang Duku, Buruk Bakul, Sukajadi, Bukit Batu (Kecamatan Bukit Batu), Temiang, Parit I Api-api, Api-api, Tenggayun, Sepahat Tanjung Leban dan Bukit Kerikil (Kecamatan Bandar Laksamana).

Mengenai kepala KUA yang pernah bertugas di KUA Kec. Bukit Batu berdasarkan informasi  yang dapat kami himpun berjumlah 13 Orang. Terdiri dari H. Zainuddin (1956-1970), H. Muhammad Alwie / Sembol (1970 -1977), H. Abdul Aziz, BA (1977-1982) , H. Jalaluddin (1982-1990), Drs. H. A Rahman D, (1990-1992), Maghfur (1992-1997), Muhammad Arifin (1997-2000),Drs. H. Syamsir (2000-2004), H. Zulkarnain, S.Ag (2004-2008), H. Azumar, S.Pd.I (2008-2014), H. Syarifuddin, SH. MA (2014-2017), H. Nurhadi, S.Ag. MH (2017-2020) dan Ahmad Syahril, S.Ag (2020-sekarang). Kepada mereka yang  telah bertugas dan masih bertugas kami  mengucaokan terima kasih  semoga Allah SWT senantiasa  berikan kesehatan  dan  merahmati perjalanan hidup nya  dari dunia hingga akhirat.

Sebagai penutup mewakili dari masyarakat  Kecamatan Bukit Batu terkhusus buat seluruh unsur  yang  telah menyukseskan kinerja dari KUA Kec. Bukit Batu diucaokan terima kasih karena telah terlaksana dengan baik dan ada baiknya lagi terus melakukan Improvisasi, Inovasi dan memberikan pelayan prima kepada setiap masyarakat berurusan di Kantor KUA Kec. Bukit Batu supaya merasa lebih nyaman dan berkesan di hati sehingga dengan doa yang sama terucap kalimat saling mempermudah tidak mempersulit  tentunya di dalam koridor, aturan dan perundang –perundangan yang berlaku. Akhirnya kepada Allah SWT jua lah  kita kembali segala kebenaran yang hakiki dan senantiasa di buka ampunan  yang luas jika terdapat kesilapan dalam penyampaian  sejarah singkat Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Bukit Batu. Maju Terus KUA Bukit Batu Bersama umat.