Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.
Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter. Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.
Literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan kapasitas individu, sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.
Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari.
Literasi sains adalah pengetahuan dan kecakapan ilmiah dalam mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, serta kesadaran bagaimana sains dan teknologi mempengaruhi manusia dan lingkungan.
Literasi sosial budaya merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa, termasuk kemampuan untuk menerima dan beradaptasi, serta bersikap secara bijaksana atas keberagaman
Senin 4 September 2023, MA Swasta Nurul Falah Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu melaksanakan Sosialisasi AKMI 2023 kepada peserta didik yang akan mengikuti AKMI Tahun 2023, tempat: Aula H. Hasanuddin, BA.
Arahan disampaikan Kepala Madrasah Hardianto, S.Pd.I, materi oleh Wakakur Darma Noviarli, S.Pd.I dan Ka. Tata Usaha Ahmad Muzakir, S.Pd.
Kepada Tim Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Hardianto bahwasanya MA Nurul Falah merupakan salah satu dari sembilan MA di Provinsi Riau selaku Pilot Project AKMI 2023.(tulang)