Riau (Inmas) - "Target kita di tahun 2023, seluruh satker di lingkungan Kanwil Kemenag Riau wajib mengikuti program zona integritas". Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA saat membuka kegiatan Pemantapan Pilot Project Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Kantor Kemenag Kab. Bengkalis, Jumat (16/7/22) di Aula Lt. 2 Kemenag Bengkalis.
Didampingi Kabag Tata Usaha Drs. H. Asmuni, MA dan Kepala Kantor Kemenag Bengkalis Drs. H. Khaidir Mahyudin mengatakan Zona integritas adalah prediket yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK-WBBM.
"zona integritas merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian PAN RB yang berisi 6 program area perubahan, yakni Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan kualitas pelayanan publik".
Untuk terwujudnya zona integritas di Kementerian Agama Prov. Riau, Mahyudin berharap seluruh satuan kerja agar mempersiapkan diri.
"Saya harap saruan kerja dapat mempersiapkan diri dan sampai pada penilaian akhir yang akan dilakukan oleh Kemenpan RB, sehingga akan membawa nama baik dan kinerja secara umum Kementerian Agama".
Sementara itu Ka. Kan Kemenag Kab. Bengkalis Khaidir memgatakan dlaam mewujudkan zona integritas, keluarga besar Kementerian Agama harus melayan masyarakat dengan setulus hati.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Riau yang menetapkan Kemenag Bengkalis sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan pemantapan zona integritas menuju WBK - WBBM, langkah hati ini merupakan tindak lanjut untuk bagaimana satuan kerja di Keenterian Agama betul - betul valid, solid, prima, teragung di Masyarakat".
Lebih lanjut Khaidir mengatakan warga Kementerian Agama setulus hati melayankan masyarakat dengan integritas dan kejujuran, ketekunan, keyakinan dan keikhlasan kalau kita ingin benar - benar pelayan, maka yang perlu dibersihkan adalah hati dan fikiran.
"Yang perlu dibersihkan itu adalah hati dan fikiran. Kita harus ingat apa yang menjadi rambu - rambu atau ketentuan dalam hal bekerja, itulah aturan atau langkah langkah agar pelayanan itu dapat berjalan dengan baik dan sempurna".
Sedangkan Kasubbag tata Usaha Kemenag Bengkalis H. Zulkarnaen mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti 20 Orang peserta dari Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah dan Kepala TU Madrasah di Lingkungan Kemenag Bengkalis.