0 menit baca 0 %

Perspektif Kepala KUA Kecamatan Bengkalis Terhadap Pemeritah Kecamatan Bengkalis dalam Evaluasi Kinerja Kecamatan Provinsi Riau 2023

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)   Dalam rangka Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK) tingkat Provinsi Riau tahun 2023 yang digelar di Aula Kantor Camat Bengkalis pada Selasa, 19 September 2023, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis, Suhardi, S.

Bengkalis (Inmas)  – Dalam rangka Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK) tingkat Provinsi Riau tahun 2023 yang digelar di Aula Kantor Camat Bengkalis pada Selasa, 19 September 2023, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis, Suhardi, S. Ag, di interview oleh ketua tim Penilaian Evaluasi Kinerja mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan kerjasama antara KUA dan Kecamatan Bengkalis.

Dalam pandangan Kepala KUA mengenai isu pernikahan di bawah umur , pernikahan di bawah umur bukan hanya masalah sosial, tetapi juga memiliki dampak serius terhadap perkembangan anak-anak. Dia menyatakan, "Kami bekerja keras untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hak-hak anak dan melindungi mereka dari pernikahan yang terlalu dini."

Selain itu, angka perceraian yang meningkat juga menjadi perhatian utama. Suhardi menggarisbawahi perlunya pendekatan yang lebih holistik dalam menangani kasus-kasus perceraian. "Kami berusaha memberikan konseling dan dukungan kepada pasangan yang menghadapi masalah dalam pernikahan mereka. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi angka perceraian di wilayah kami," tegasnya.

Dalam konteks kemasjid-an, Kepala KUA menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga agama dan pemerintah. "Kemasjid adalah pusat kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat kami. Kami terus bekerja sama dengan Kecamatan Bengkalis untuk memastikan kemasjid-an menjadi tempat yang kondusif untuk semua warga," ujarnya.

Terkait konflik antar dan sesama agama, Suhardi menekankan pentingnya dialog antarumat beragama untuk menciptakan harmoni dan toleransi dalam masyarakat. Dia menambahkan, "Kami terbuka untuk dialog dan berusaha menjembatani perbedaan yang ada agar konflik antaragama dapat diminimalkan."

Suhardi juga mengutarakan keprihatinannya terhadap potensi radikalisme di wilayah tersebut. "Kami aktif dalam pendekatan preventif dan edukatif untuk mencegah munculnya faham radikalisme. Pendidikan dan dialog menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini," katanya.

Ketua Tim Penilai Provinsi, Dr. Rahyunir Rauf, M.Si, mengapresiasi kontribusi yang dihadirkan oleh Kepala KUA dalam menjawab berbagai tantangan tersebut. "Kerjasama antara KUA dan Kecamatan Bengkalis memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkualitas bagi warga," ujarnya.

Dalam evaluasi kinerja Kecamatan, peran aktif Kepala KUA Kecamatan Bengkalis dalam mengatasi isu-isu penting ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pemerintah di tingkat kecamatan dan menjaga stabilitas sosial di wilayah tersebut.