0 menit baca 0 %

Pesawat Back Up Saudia, Seharusnya Stanby di Batam

Ringkasan: Batam (Humas)- Hari ini Jamaah calon haji (JCH) Kloter 06 BTH yang merupakan JCH asal Pekanbaru dan Kabupaten Indargiri Hulu harus bersabar lebih lama di asrama haji Batam center disebabkan pesawat yang akan membawa mereka ke Medinah yakni Saudi Arabian Airlines mengalami keterlambatan.
Batam (Humas)- Hari ini Jamaah calon haji (JCH) Kloter 06 BTH yang merupakan JCH asal Pekanbaru dan Kabupaten Indargiri Hulu harus bersabar lebih lama di asrama haji Batam center disebabkan pesawat yang akan membawa mereka ke Medinah yakni Saudi Arabian Airlines mengalami keterlambatan. Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Riau H. Albakiran Balim saat dikonfirmasi di asrama haji Batam pagi ini (17/11) mengatakan Kloter 06 yang merupakan JCH asal Kota Pekanbaru dan Indragiri Hulu harus lebih banyak bersabar atas keterlambatan ini, jadwal takeoff yang seharusnya pukul 10.00wib pagi ini, menjadi pukul 17.00 wib. Atas keterlambatan ini seluruh proses seremonial yang telah disiapkan PPIH Embarkasi Batam harus menjadwal ulang disebabkan hal ini, selain itu kesiapan fisik dan mental JCH juga harus lebih ditingkatkan agar kekhusukan JCH untuk menunaikan tidak memudar disebabkan keterlambatan ini. Jika delay pesawat masih dalam beberapa jam saja hal itu masih bisa ditolelir, namun jika keterlambatan dalam batas waktu melebih dari lima jam hal tersebut bisa membuat kondisi kesehatan JCH menurun dan tentunya memberikan tekanan psikologis kepada JCH, ujar Albakiran. Kedepan mudah-mudahan Saudia Arabian Airlines bisa mengatasi keterlambatan tersebut secara propesional seperti mendatangkan pesawat cadangn yang tepat waktu, dan lebih baik lagi jika pesawat pengganti tersebut stanby dibandara Hang Nadim dan bukan distanbykan di Medinah atau Jeddah. Jika pesawat yang seharusnya berangkat pada kloter tertentu mengalami kendala operasional, Saudia tidak perlu lagi mengirimkan pesawat penganti dari Medinah atau Jeddah jika pesawat penganti sudah stanby di Batam, usul Albakiran. Hal tersebut perlu diusulkan kepada Saudia sehingga JCH dapat tepat waktu diberangkatkan demi kekhusukan JCH dalam menjalankan ibadah. (nik)