Bengkalis (Inmas)-Memasuki hari ke empat, peserta diklat Kemenag Bengkalis yang di gelar oleh Loka Diklat Keagamaan (LDK) Pekanbaru belajar diskusi bersama dengan membahas materi tentang kejadian di lingkungan masyarakat dalam moderasi beragama.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber kompeten dan berpengalaman dalam bidangnya yakni , Media Eka Puta dan Zulman yang berasal dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang.
Dalam diksusi tersebut peserta pelatihan di bagi menjadi 5 kelompok yang tediri dari 6 orang peserta. Meskipun terbilang santai, namun pembicaraan dalam diskusi pun tetap bermakna dengan membahas isu-isu hangat tentang moderasi beragama tetap dimunculkan.
Diskusi santai ini, ternyata mampu memberikan pemahaman secara komprehensif karena pembicaranya tidak dibatasi dan semua bisa mencurahkan argumentasi serta diselingi dengan candaan sehinggaa suasana menjadi lebih akrab.
Menurut Media saat berjalannya diskusi menyampaikan Pemahaman moderasi beragama harus diperkuat, utamanya kepada seluruh ASN Kemenag Bengkalis, karenanya mereka harus bisa mempraktekan serta mampu merealisasikan dengan sebuah pandangan toleransi.
“Dengan belajar diskusi yang merupakan metode pembelajaran bertukar pikiran mengenai suatu masalah, saya harap kepada peserta nantinya dapat menambah wawasan, ilmu pengetahuan, serta pemahaman terhadap realitas tertentu , kemduian bisa memunculkan ide – ide ataupun gagasan inovatif untuk kemajuan kita bersama,” imbuh media di aula Kantor Kemenag Bengkalis. Kamis, 08 September 2022.
Sedangkan Widyaiswara Zulman menjelaskan,tujuan diadakannya belajar diskusi moderasi beragama adalah sebagai upaya untuk memberikan pemahaman serta membentuk sikap moderat dalam beragama di tengah kemajemukan masyarakat.
“Dengan membahas sebuah konsepsi tentang isu-isu moderasi beragama dalam diskusi, hal ini dapat memberikan sebuah ilmu untuk membangun sikap toleran dan rukun guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa”ujar Zulman.
"Diskusi ini sangat penting bagi ASN Kemenag untuk memahami konsep dan belajar tentang isi moderasi beragama, sehingga apabila ada permasalahan di tengah masyarakat terkait dengan keagamaan mereka sudah paham serta dapat memberikan solusi ,”tambahnya
Sementara itu, peserta pelatihan H.Muhidin penghulu KUA Kecamatan Bengkalis mengatakan materi yang disampaikan dalam diskusi dari para narasumber sangat luar biasa dan mengesankan.
“Materinya
luar biasa dan mengesankan sehingga menambah wawasan keberagamaan bagi kami ,"katanya.