Riau - Membangun bangsa melalui pendidikan
Pondok Pesantren terus digesa Anggota Komisi VIII DPR RI DR. H. Ahmad, M.Si. Dengan
melakukan silaturrahmi dan serap aspirasi Pondok Pesantren se – Prov. Riau,
Ahmad di damping Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H.
Mahyudin, MA bertemu pimpinan pondok pesantren se – prov. Riau, Kamis
(3/11/2022) bertempat di Aula Lt. 2 Kanwil Kemenag Riau.
Dalam pesannya Ahmad menyampaikan
dalam rangka peningkatan Sumber daya pada Pondok Pesantren, warga Pondok
Pesantren agar dapat memanfaatkan salah satu program yang diadakan pemerintah
yakni Program 5000 Doktor.
“di Kementerian Agama itu ada 5000
doktor, program yang diadakan oleh pemerintah, jadi kalau ada yang S2 di pondok
itu lamar untuk dapat S3 nya, yang bisa untuk dalam Negeri dan Luar Negeri. Ini
tidak hanya untuk disiplin agama saja tetapi berbagai disiplin ilmu pengetahuan”.
Lebih lanjut Ahmad mengatakan
selain itu dalam rangka memajukan pendidikan pondok pesantren, juga dilakukan perjuangan
level jenjang pendidikan pada pondok pesantren setara dan diakui pemerintah
sama dengan pendidikan lainnya.
“Dari sisi bidang studi kita
sudah perjuangkan di DPR itu bahwa level yang dihasilkan dari pondok pesantren
disetarakan atau diakui pemerintah levelnya sama dengan sekolah lainnya,
contohnya level SD di pondok pesantren di akui sama dengan SD pada pendidikan
selain pondok pesantren sehingga takkala selesai pondok tidak ada perbedaan
lagi yang berakibat sulit mendapatkan pekerjaan. Sehingga demikian levelnya
diakuoi pemerintah dan juga ijazahnya diakui”.
Terakhir Ahmad menyampaikan harapan
kepada pondok pesantren untuk “pertama masalah kebersihan pondok harus memiliki
standarisasi higinis makannya dan lainnya, kedua standarisasi keamanannya perlu
diatur, ketiga standarisasi lingkungan, sehingga dengan standar – standar yang dibuat
itu, kita harapakan tidak terjadi lagi masalah dipondok yang dapat merusak nama
baik pondok secara keseluruhan”.
Sementara itu Ka. Kanwil Kemenag
Riau mengatakan sebagaimana informasi disampaikan Anggota DPR-RI bahwa kedepan
Pondok Pesantren memiliki pejabat Eselon I yakni Dirjen Pondok Pesantren,
sehingga kedepan Pondok pesantren akan lebih baik lagi.
“Insyaallah beberapa waktu
kedepan akan lahir Dirjen yang khusus mengurus Pondok Pesantren, jika ini sudah
lahir, perhatian kepada pondok pesantren tentu juga akan sangat luar biasa
sehingga akan lebih baik dan lebih maju dibandingkan dengan yang ada pada saat
ini”.
Kegiatan yang diikuti 100
Pimpinan lembaga Pondok Pesantren yang ada di 4 Kabupaten di Riau tersebut di
hadiri juga Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaa Islam Dr. H. Edwar S
Umar, M. Ag dan pamong Belajar Ahli Muda pada Seksi Pondok Pesantren dan Ma’had
Aly Dr. H. M. Fakhri, M. Ag.
Sebagaimana laporan Kabid
Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam yang disampaikan Ustadz Fakhri
diawal pembukaan silaturrahmi mengatakan bahwa jumlah Pondok Pesantren di Riau
yang sudah mendapatkan izin berjumlah 430 pesantren, dengan santri berjumlah
100 ribu orang dan ustadz /ustadzah berjumlah 10 ribu orang.