Indragiri Hulu, (Inmas). Tanggal 5 Januari 1949 merupakan peristiwa pembantaian yang dilakukan oleh Tentara Kerajaan Hindia Belanda di Rengat pada akhir periode Agresi Militer Belanda II. Belanda menyerang Rengat pada pagi hari. Untuk menduduki Rengat, Belanda menerjunkan sebanyak 180 pasukan khusus Korps Speciale Troepen di bawah letnan Rudy de Me. Mereka melakukan penjarahan, pemerkosaan, dan eksekusi terhadap para anggota TNI, pegawai negeri, dan warga sipil. Mayat para korban dibuang di Sungai Indragiri. Untuk mengenang para korban kebiadaban peristiwa tersebut sekaligus mengenang jasa para pahlawan maka dilaksanakan peringatannya setiap tahunnya yang dikenal dengan Rengat Bersejarah 5 Januari 1949 serta telah didirikannya Tugu Peringatan Rengat Bersejarah di Kota Rengat.
Menindaklanjuti surat Kepala Dinas Sosial Kab. Inhu Nomor: 003/Dinsos/04, Tanggal: 02 Januari 2024, Hal: Permohonan Pembaca Doa, maka pada hari Jum’at 5 Januari 2024, Plh. Kakankemenag Kab. Inhu H. Rajuki Ridwan, MA (Kasi PAIS) (baris belakang urut dua dari sisi kiri) pimpin pembacaan doa bersama Upacara Peringatan Rengat Bersejarah 5 Januari 1949, tempat: Depan Kediaman Bupati Inhu/Tugu Peringatan 5 Januari, Jalan Ahmad Yani Rengat. Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, S.E.(tulang)