Riau (Humas)- Plh Loka Diklat
Keagamaan (LDK) Pekanbaru, H. Andriandi Daulay, SE, M.Si bersama 15 Pegawai
Negeri Sipil (PNS) Subbagian Kepegawaian dan Hukum Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Riau mengikuti Kegiatan Peningkatan Akurasi Data Kepegawaian di
Lingkungan Kementerian Agama Khususnya Kanwil Kemenag Provinsi Riau yang dibuka
pada hari Rabu 23 Maret 2022.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Subkoordinator Kepegawaian dan Hukum, H, Edi Tasman, S. Ag., M. Si,. Dalam sambutannya, Edi menyampaikan bahwa hal yang sangat krusial terkait pendataan pegawai di Satkernya, masih terdapat beberapa PNS yang masih status Mutasi Lain-lain yang akan mengakibatkan tidak akurasinya data kepegawaian.
“Validitas data kepegawaian yang tidak akurat, akan menyebabkan pemangku kebijakan bisa salah dalam pengambilan keputusan" tegasnya saat membuka Kegiatan.
Merujuk KMA Nomor 344/2016 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian pada Kementerian Agama, Subbag GAKUM wajib melaksanakan tugas dan fungsinya apalagi terkait data. Analis Kepegawaian melakukan peremajaan setiap saat, dan harus bertindak tepat, cepat, dan Akurat.
“Setiap Analis Kepegawaian wajib profesioal dalam menyikapi tugas yang diamahkan dan ditetapkan dalam Kontrak kerjanya” Ujarnya.
Kegiatan Akurasi Data kepegawaian yang digelar dari tanggal 23 s.d 25 Maret 2022 ini dihadiri narasumber dari Biro Kepegawaian Setjen Kemenag RI, Haerul Umam, S. Kom selaku Analis Kepegawaian Ahli Muda pada Biro kepegawaian Kemenag RI dan didampingi oleh Statistisi, Doni Putra, S.Si.
Haerul Umam menyampaikan terdapat 10 PNS di lingkungan Kanwil Kemenag Riau yang Data Base SIMPEG bermasalah. Dalam kegiatan tersebut, Umam juga memfasilitasi beberapa Kesalahan dalam Perubahan Mutasi Kepegawaian.
Tujuan dari kegiatan ini untuk mewujudkan keseragaman dalam pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis kepegawaian, serta memanfaatkan dan mengembangkan Sistem Informasi Kepegawaian khususnya di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Provinsi Riau.
Umam juga menegaskan bahwa Admin SIMPEG yang diamanahkan agar dapat selalu mengupdate secara professional. “Profesional itu berorientasi pelayanan dan bangga dengan pekerjaannya, memiliki komitmen yang kuat, bertanggung jawab, kreatif, dan penuh inisiatif atau inovatif, serta berusaha mencari solusi dari permasalahan yang dihadapinya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Edi, tentang pemanfaatan data untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian, bahwa hampir di setiap hal yang berkaitan dengan perubahan status kepegawaian di Kanwil Riau memakai sistem aplikasi. Ia menyebut tentang Sistem Aplikasi BKN, dan Sistem Aplikasi di Kementerian semua sudah paperles (e-paper) by system.
Umam juga menjelaskah bahwa Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Berdasarkan hal tersebut di atas, sistem dapat pula dilihat merupakan suatu alur input-proses-output.
"Kegiatan Akurasi Data kepegawaian ini berlangsung selama tiga hari kerja dengan tujuan updating data Kementerian Agama," jelas Haerul Umam selaku Analis Kepegawaian Ahli Muda pada Biro kepegawaian Kemenag RI. Rabu, 23 Maret 2022. (and/mus)