Kampar ( Inmas ) – Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar menjadi narasumber Webinar sosialisasi Akditasi sekolah se Kabupaten Kampar.
Webinar di laksanakan secara virtual di Gedung Perpustakaan dan arsip Kab. Kampar yang diikuti kepala sekolah dan guru pengelola perpustakan dengan jumlah 100 peserta Selasa, 4/10/2022
Kadis Perpustakaan dan Arsip Kab. Kampar Ir. Nurhasani, MM dalam sambutannya mengatakan Perpustakaan akan terus melakukan inovasi dan membudayakan budaya literasi untuk kampar yang lebih baik tentunya ini tidak terlepas dari arahan dan nasehat bapak Bupati Kampar, kedua pendirian pojok baca disemua fasilitas pemerintah, Kantor Dinas, Rumah sakit, Puskesmas dan pusat-pusat layanan lainnya. ketiga ( germaku ) Gerakan Menyumbang Buku.
Selanjutnya Nurhasani mengatakan bahwa saat ini tercatat 1087 perpustakaan yang tersebar di seluruh Kab. Kampar. Masing-masing perpustakaan dari Kecamatan, desa, dan sekolah-sekolah. Dan kita optimis dengan adanya perpustakaan ini kita ingin mewujudkan generasi cerdas di Kab. Kampar
Sementara Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada ibu Kepala Dinas Pepustkaan dan Arsip daerah telah berhasil menaja sebuah acara yang menurut kami sangat bagus sekali karena ini yang pertama kali webinar yang kita ikuti dalam akreditasi perpustakaan di Kab Kampar . Dan kita berharap dapat memberikan hal-hal yang sangat berharga dalam kemajuan dan perkembangan literasi di Kab. Kampar khususnya berkenaan dengan pengembangan perpustakaan.
Selanjutnya Fuadi menyampaikan bahwa sejak dimulainya kampanye litersi di Kab. Kmpar beberapa pergerakan sudah terasa di Kementerian Agama. Dan kita akan menyampaikan ke Madrasah-Madrasah kita agar perpustakaan yang ada di Madrasah harus juga terakreditasi. Kita menilai akreditasi ini sangat penting karena banyak pustakawan-pustakawan yang belum mengetahui bagaimana cara mengelola perpustakan itu dengan sebaik-baiknya sehingga adanya akreditasi ini nanti kita berharap seluruh perpustakaan yang ada di Madrasah dan Pondok Pesantren bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan sesuai dengan standar yang ada sehingga semua perpustakaan yang ada diakui keberadaanya dan lengkap bahan bacaannya. Kita berharap pada semua madrasah untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan juga berharap bimbingan dari Dispersip bagaimana agar perpustakaan di Madrasah-madrasah. Madrasah yang ada di Kab. Kampar sebanyak 292 dan pondok pesantren sebanyak 92 pondok. Seluruhnya kita berharap dap mengelola perpustakaan dengan baik.
Terakihir Fuadi bermohon kiranya Dispersip bisa pula untuk memperkenalkan bagaimana perpustakaan Digital bisa diterapkan di Madrasah –Madrasah dan Pondok Pesantren yang ada di Kab. Kampar ( Ungkapnya ( Ags/Fatmi )