Kampar (Inmas) - Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, menghadiri langsung acara perayaan pemberian ijazah yang Ke-69 Yayasan Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang sebanyak 218 Santri/santriwati periode 2021/2022, di Pondok Pesantran Darun Nahdha Thawalib Bangkinang yang berdiri tahun 1948 oleh Ustad Nur Mahyuddin, hari Sabtu (25/6/2022).
Pemberian ijazah ini pada prinsipnya merupakan perayaan untuk mensyukuri nikmat Allah, yang menjadi tradisi rutin di Ponpes bagi setiap santri dan santriwati yang telah selesai menempuh pendidikannya.Â
Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili oleh Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM, Staff Ahli Bidang Hukum Yurnalis Basri, M. SI, Anggota DPR RI Syahrul Aidi, LC , MA, didampingi Kepala Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin, Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M. SI, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal, ST, Anggota DPRD Provinsi Riau H. Saydin, Wakil Ketua DPRD Siak Fairus, Dandim 0313/KPR diwakili Lettu Dedi, Asisten III Azwan, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Yuricho Efril, S. STP, Kabag Kesra Yurnalis, Kepala Kemenag Kampar H. Fuadi Ahmad, Camat Bangkinang Darusmar, pimpinan Ponpes Daarun Nahdhah, Drs. H. Rusdi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan orang Tua Santriwan/Santriwati serta tamu undangan lainnya.Â
Dalam sambutannya Pj Bupati Kampar mengatakan “Pondok Pesantren ini sebagai bagian integral sistem pendidikan normal dituntut untuk secara terus menerus mengembangkan kualitas penyelenggaraannya dan memahami perkembangan setiap kebutuhan umat dalam menciptakan para santri dan santriwati yang faham akan ilmu keagamaan, cerdas, berakhlak baik, serta mempunyai ilmu pengetahuan.Â
Disinilah dapat dicetak generasi yang berilmu, berakhlaq dan berkarakter, apalagi dalam menghadapi era Revolusi 4.O, tentunya kita mempersiapkan generasi yang bukan saja pintar tapi lebih dari itu, Super Smart Society, ini tantangan tersendiri badi dunia pendidikan " Kata Kamsol lagi.Â
Kamsol juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada pondok pesantren Daarun Nahdha Thawalib Bangkinang yang telah mendidik anak-anak generasi penerus bangsa, dalam dunia pendidikan agama islam.Â
“Disinilah peran dan fungsi secara efektif pendidikan agama dan keagamaan harus dilakukan dalam rangka menyusun kerangka keimanan, ketaqwaan, kecerdasan dan keterampilan hidup umat islam.”ungkap kamsol”.Â
Penghafal Alqur’an merupakan jaminan dari Allah SWT dengan jaminan keselamatan, keberkahan dan rahmat, oleh sebab itu dengan makin banyaknya Hafiz dan hafizah di suatu negeri maka akan aman, berkah dan dirahmati Allah SWT terhadap suatu negeri.Â
“Semoga wisuda anak-anak didik kita ini menjadi titik pijak yang memacu pondok pesantren terus meningkat kualitas pendidikan nya secara lebih baik dalam mencetak santri yang cintai akan agama, Cinta akan Al-Qur’an dalam mewujudkan Kampar Serambih Mekkahnya Riau, tutup Kamsol. (Ags/Ftm)