0 menit baca 0 %

Plt. Kasi PAIS Masnur : Mari Kita Fokus ke Program TBQ (Tuntas Baca Al-Qur an)

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Bertempat di Aula Mini Kemenag Kampar pada Selasa (29/4/2025), Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) kembali lakukan sosialisasi Juknis TPG PAI Nomor 697 Tahun 2025. Namun kali ini lebih khusus untuk para guru-guru PAI di Kab.Kampar yang terdeteksi tidak mencukupi jam mengajar dikaren...

Kampar (Kemenag) Bertempat di Aula Mini Kemenag Kampar pada Selasa (29/4/2025), Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) kembali lakukan sosialisasi Juknis TPG PAI Nomor 697 Tahun 2025. Namun kali ini lebih khusus untuk para guru-guru PAI di Kab.Kampar yang terdeteksi tidak mencukupi jam mengajar dikarenakan beberapa pembaharuan kebijakan.

Dan salah satu jalan keluar untuk menuntaskan persoalan tersebut, Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia menginisiasi program Bernama TBQ atau singkatan dari Tuntas Baca Al-Qur an. Tuntas Baca Al-Qur an (TBQ) merupakan program unggulan Kementerian Agama untuk meningkatkan literasi Baca Al-Qur an bagi siswa-siswi di sekolah umum.

Pasti Bapak/Ibu pernah mendengar kasus, dimana ada mahasiswa-mahasiswa yang kuliah di UIN tidak bisa menuntaskan Munaqasah Tahfidz sebagai salah satu syarat kelulusan setelah siding skripsi. Dan ada diantaranya bukan lagi karena tidak hafal, melainkan tidak bisa membaca Al-Qur an. Inilah yang menjadi perhatian penuh Dirjen Pendis Kemenag RI untuk menurunkan buta huruf Al-Qur an pada anak-anak kita, ujar Masnur.

Badan Litbang Kementerian Agama pernah melakukan riset secara nasional tentang kemampuan baca Al-Qur'an pelajar tingkat SMA. Hasilnya hanya sekitar 57% pelajar tingkat SMA yang memiliki kemampuan baca Al-Quran. Maka dari itu Program TBQ menjadi solusi yang ditawarkan oleh Kementerian Agama.

Selain itu, Masnur dan Seksi PAIS juga memberikan solusi lain, dimana tim nya telah melakukan tracking kepada seluruh guru PAI di Kampar yang memiliki jam mengajar berlebih, sehingga sistem penyelarasan atau penyeimbangan jam mengajar antara guru PAI yang satu dengan yang lain menjadi terpenuhi sesuai dengan Juknis yang ada.

Meskipun beberapa daerah jangkauannya mungkin terbilang jauh, namun bersama tim Seksi PAIS kita akan cari solusi lebih lanjut pada semester atau tahun ajaran baru nanti yang tinggal beberapa bulan lagi. Kami pasti akan selalu cari jalan keluar dan fasilitasi Bapak/Ibu sekalian, tegas Masnur.

(Cicy/Fatmi/Agus)