0 menit baca 0 %

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Hadiri Pembukaan POSPEDA Tingkat kab. Kampar

Ringkasan: Kampar ( Inmas )- Sebanyak 996 peserta  dari 35 Pondok Pesantren  yang ada di  Kab. Kampar mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda)  Tingkat Kabupaten Kampar tahun 2022 dengan mengambil tema Santri Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Toleran Pembukaan POSPEDA Tingkat Kab...

Kampar ( Inmas )- Sebanyak 996 peserta  dari 35 Pondok Pesantren  yang ada di  Kab. Kampar mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda)  Tingkat Kabupaten Kampar tahun 2022 dengan mengambil tema “Santri Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Toleran”

Pembukaan POSPEDA Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2022 digelar di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang dihadiri Plt. Kepala Kantor Kemeniterian Agama Kab. Kampar, Para Kasi  di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kab. Kampar, Pimpinan Pondok Pesantren se Kab. Kampar dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Dahrizal SE dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung  terlaksana kegiatan POSPEDA ini.

Selanjutnya kegiatan POSPEDA ini dilaksanakan selama 2 hari mulai hari tanggal 13 s/d 14 Agustus 2022 yang diikuti 996  peserta dengan 7 cabang lomba  yang pertama Film Pendek dan hadrah yang dilaksanakan di Kantor kementerian Agama Lantai dua, yang kedua  cabang Pencak Silat dan Kaligrafi yang dilaksanaakan di Pondok Pesantren Muallimin, yang ketiga cabang Atletik dan Senam dilaksanakan di Stadion Tuanku Tambusai, yang ke empat cabang Pidato 3 Bahasa dilaksanakan di Pondok Pesantren PPMTI dan ke lima cabang Tolak Peluru dan lompat Jauh yang dilaksanakan di Pondok Pesantren As Salam Naga Beralih.

Adapun Sumber dana  POSPEDA adalah sifatnya mandiri  murni   swadaya yakni partisipasi dari para santri kita, ungkapnya

Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dalam arahannya menyampaikan  terima kasih kami kepada pondok pesantren  atas perjuangan  seluruh Pondok pesantren di Kabupaten Kampar ini  untuk sama-sama berkembang maju berlomba.

Fuadi juga  menyampaikan mari kita jaga dan  kita bina rasa kebersamaan ini, karena tanpa itu Kabupaten Kampar  tidak bisa maju artinya pondok pesantren di Kabupaten Kampar menurut saya tidak akan maju apabila tidaka ada rasa  kebersamaan. Rasa kebersamaan  dengan menampilkan jati diri pondok pesantren, ungkapnya

Selanjutnya Fuadi juga berharap agar selalu mengembangkan program life skills  yang ada di Pondok Pesantren sehingga  santri itu selain diajar ilmu agama  juga diajar ilmu life skills yang dapat memberikan bekal kecakapan hidup para santri  agar dapat memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan. Ungkapnya ( Ags/Fatmi )