0 menit baca 0 %

POKJAWAS PAI KAB INHU PENDAMPINGAN KEGIATAN MGMP PAI SMP “PELATIHAN ASESMEN dalam KURIKULUM MERDEKA”

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah umum adalah Guru PNS Kemenag RI yang diangkat dalam Jabatan Fungsional Pengawas Pendidikan Agama Islam yang tugas, tanggungjawab, dan wewenangnya melakukan pengawasan penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar...

Indragiri Hulu, (Inmas). Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah umum adalah Guru PNS Kemenag RI yang diangkat dalam Jabatan Fungsional Pengawas Pendidikan Agama Islam yang tugas, tanggungjawab, dan wewenangnya melakukan pengawasan penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar dan Menengah yang dilaksanakan Guru PAI. Pengawasan atau supervisi yang dilaksanakan Pengawas PAI merupakan layanan kepada stakeholder pendidikan terutama kepada Guru PAI, baik secara individu maupun secara kelompok dalam upaya memperbaiki kualitas proses dan hasil pembelajaran PAI.

Menindaklanjuti surat Pengurus MGMP PAI & BP SMP Rayon I INHU tanggal: 10 Oktober 2023, nomor: 41/MGMPPAI & BP/X/2023, perihal: undangan, maka pada hari Kamis 12 Oktober 2023, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kab. Inhu terdiri dari Drs. Abdul Kadir, M.Pd.I; H. Bahrudin, M.Pd.I; dan Jumiran, S.Ag menghadiri/pendampingan kegiatan MGMP PAI (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam) dan Budi Pekerti Rayon 1 Inhu, tempat: SMP Negeri 3 Seberida. Agenda, Pelatihan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Selanjutnya, selaku Ketua Pokjawas PAI Kab. Inhu, Dra. Abdul Kadir, M.Pd.I berikan sambutan/arahan.

“MGMP PAI merupakan bahagian dari sarana bagi Guru PAI untuk berbagi (sharing) dan bertukar (exchanging) ilmu pengetahuan, pengalaman, maupun karya inovatif untuk menunjang fungsi Guru PAI dalam peningkatan mutu pembelajaran PAI. Guru PAI perlu untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya dalam mengikuti perkembangan/perubahan zaman yang begitu cepat dan tidak boleh alergi terhadap perubahan kebijakan dari pemerintah, termasuk dengan perubahan kurikulum, ungkap Abdul Kadir dalam arahannya. Saling berbagi dan saling bertukar ilmu menjadi penting untuk menunjang fungsi GPAI saat ini yang harus bisa menjadi motor penggerak dalam setiap perubahan di sekolah masing-masing, khususnya terhadap perubahan kurikulum, dimana saat ini telah ditetapkan penerapan Kurikulum Merdeka. Salah satu upaya yang dilakukan untuk peningkatan kompetensi dan profesionalitas diri adalah aktif mengikuti kegiatan MGMP, ujar Drs. Abdul Kadir, M.Pd.I mengakhiri arahannya.(tulang)