0 menit baca 0 %

Priwahyudi: Jurnal Tidak Kenal Jabatan

Ringkasan: Jakarta (Loka Diklat)---Untuk menggesa penerbitan Open Journal System (OJS) Maruah, Loka Diklat Keagamaan (LDK) Pekanbaru melakukan Koordinasi dan Bimbingan Teknis OJS di Balitbang Diklat lantai 17 Gedung Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin Jakarta tanggal 27-30 September 2022.

Jakarta (Loka Diklat)---Untuk menggesa penerbitan Open Journal System (OJS) Maruah, Loka Diklat Keagamaan (LDK) Pekanbaru melakukan Koordinasi dan Bimbingan Teknis OJS di Balitbang Diklat lantai 17 Gedung Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin Jakarta tanggal 27-30 September 2022. Bimtek ini dibimbing langsung oleh Pengelola OJS Badan Litbang dan Diklat Kementerian RI, Priwahyudi, ST.

Dalam paparan materinya, Priwahyudi menjelaskan bahwa OJS harus dikelola secara professional. “OJS tidak kenal jabatan. OJS harus dikelola oleh orang yang memiliki keahlian di bidangnya. Sebab semua proses mulai dari submit hingga publish terekam dengan baik dalam system dan ini sangat menentukan nilai akreditasi sebuah jurnal,” tegas pria yang akrab disapa Uda Yudi ini.

Dalam Bimtek tersebut, Yudi memaparkan dan membimbing secara detail teknis pengelolaan OJS. Yudi berpesan kepada Tim OJS Maruah bahwa pengelolaan OJS adalah kerja akademik, harus dilakukan secara professional, mengedepankan integritas, dan ketulusan. 

Kepala LDK Pekanbaru, Drs. H. Khrisfison, S.IPI., M.Pd, dalam sambutannya berharap melalui Bimtek ini penerbitan OJS Maruah LDK Pekanbaru dapat digesa sehingga bisa terbit dua edisi pada tahun ini dan tahun 2023 sudah mendapatkan ISSN.

“Saya berharap kepada Tim OJS Maruah LDK Pekanbaru agar mengikuti Bimtek ini dengan baik. Manfaatkan kesempatan berharga ini. Saya yakin dan percaya, di bawah bimbingan Pak Yudi kita bisa menggesa penerbitan OJS Maruah yang berkualitas sesuai dengan target yang telah ditentukan,” ujar Khrisfison.

Menurut Petugas Tata Usaha LDK Pekanbaru, H. Andriandi Daulay, SE. M.Si,  Bimtek ini diikuti oleh empat orang pengelola Jurnal Maruah LDK Pekanbaru. Andri berharap Tim ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan bidangnya masing-masing sehingga dapat mencapai target yang telah ditentukan.  

Menurut Editor in Chief Jurnal Maruah, Susanto Al-Yamin, Jurnal Maruah sudah mulai menerima artikel berupa Ringkasan Hasil Penelitian, Tinjauan Teori, dan Artikel Ilmiah yang dikemas secara sistematis dan kritis dalam ruang lingkup Agama, sosial, budaya, pendidikan dan pelatihan keagamaan, manajemen dan administrasi pemerintahan.