Meranti (Inmas) - Kasubbag TU di dampingi Kasi Pendis dan Pengawas Madrasah hadiri Ujian terbuka program tahfidz Al-Qur'an dan Hadist Dilaksanakan hari Sabtu, (28/05), yang bertempat di Musholah MTs Al-Hikmah.
Kamad MTs Al-Hikmah Khairan. M. Pd. I dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ujian tahfidz Alqur'an dan Hadist yang dilaksanakan kali ini khusus kls 9, karena mereka sudah akan menyelesaikan pendidikannya di MTs Al-Hikmah Selatpanjang.
"Ujian Tahfidz dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana target hafalan siswa apakah mencapai standar atau belum, kali ini khusus kelas 9 karena mereka sudah akan meninggalkan MTs ini." Ungkap khairan
Lebih lanjut khairan mengatakan bahwa yang telah menyelesaikan hafalannya akan diberikan sertifikat, juga memotivasi peserta Tahfidz, untuk lebih fokus kepada hafalannya, agar tidak terpengaruh kepada hal hal yang bisa mengganggu konsentrasi.
Diharapkan kepada siswa Al-Hikmah agar memperbaiki niatnya untuk menghafal, karena banyak hal yang bisa mempengaruhi hilangnya hafalan kita, salah satunya adalah handphone.Saya harapkan anak anakku yg masih kelas 7 dan 8 untuk tidak fokus kepada HP tapi lebih memperbanyak bergaul dengan Alqur'an."Tutupnya.
Dalam sambutan Kasubbag TU H. Jasmail. S. Ag kegiatan ini digelar sebagai alat ukur tingkat keberhasilan program tahfiz dan hadist di MTs Alhikmah,
H. Jasmail juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada koordinator tahfidz beserta tenaga pengajar yang tidak pernah lelah membimbing, membina, serta mendidik siswa dimadrasah Al-ahikmah.
Ucapan terima kasih tersebut juga disampaikan kepada orang tua siswa, yang telah ikut membimbing dan memuraja’ah siswa di rumah, sehingga menghantarkan anak-anak kita sampai ketahap saat ini, tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari orang tua siswa, maka kegiatan ujian ini belum tentu bisa terlaksana. Ujarnya
Pada kesempatan tersebut, H. Jasmail menyampaikan bahwa seorang penghafal Al-Qur’an merupakan anugerah yang Allah berikan, bahkan seorang penghafal Al-Qur’an mendapatkan tempat teristimewa disyurga dan seorang penghafal Al-Qur’an bisa memberikan 10 syafaat kepada orang-orang yang dicintai dan bisa menyelematkan orang tuanya.
Sesorang tidak akan bisa menghafal Al-Qur’an jika hati , pikiran dan perbuatannya belum baik dan suci, rajin-rajinlah membaca dan mengulang hafalannya, agar apa yang dibaca tidak mudah lupa sehingga bisa hilang. Ujarnya
Anak-anakku sekalian, Kelak kalian akan memberikan mahkota terbaik kepada kedua orang tua kalian di syurga kelak. Lanjutnya
Selamat kepada anak-anak kami yang hari ini yang akan mengikuti diwisuda, semoga kalian semua bisa menjadi penghafal Alqur’an, menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Tutupnya
Kegiatan wisuda tahfidz dimeriahkan dengan penampilan Syarhil Qur’an Bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta diakhiri dengan pemakaian mahkota oleh siswa/i kepada orang tua dan Foto bersama
Turut hadir, Kasubbag TU, Kasi Pendis, camat tebing tinggi, Komite Madrasah, para dewan guru/ Ustaz/zah dan seluruh orang tua siswa/i yang diwisudakan.(Inmas)