0 menit baca 0 %

Proses Asesmen di MAN 1 Rokan Hilir Lancar

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - MAN 1 Rokan Hilir sedang menggelar Asesmen hari ini, Senin (27/3/2023) dengan peserta berjumlah 118 orang dengan dua jurusan IPA 69 orang dan IPS 48 orang.Nurmiwati,S.HI, Waka Kurikulum menjelaskan bahwa "Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia di MAN 1 Rohil ini dilaksanakan pad...

Rokan Hilir (Inmas) - MAN 1 Rokan Hilir sedang menggelar Asesmen hari ini, Senin (27/3/2023) dengan peserta berjumlah 118 orang dengan dua jurusan IPA 69 orang dan IPS 48 orang.

Nurmiwati,S.HI, Waka Kurikulum menjelaskan bahwa "Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia di MAN 1 Rohil ini dilaksanakan pada hari ini merupakan hari pertama," jelasnya 

Asesmen  ini adalah sebagai penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh siswa madrasah sebagai barometer untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. 

"Asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter" jelasnya.

Nurmiwati menambahkan hasil penilaian ini dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk evaluasi, perbaikan layanan pendidikan yang diperlukan siswa untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Rohil Hj. Maspura,S.Pd.I mengatakan, pelaksanaan kegiatan Asesmen di MAN 1 ini secara keseluruhan berjalan lancar, namun, ada beberapa catatan yang harus dijadikan evaluasi jika itu terjadi,

"Diantaranya beberapa siswa tidak login karena user name tidak valid, beberapa siswa bisa login, namun tidak mengerjakan, beberapa siswa susah untuk login, kalaupun dapat login terkendala log out kembali. Ada beberapa soal yang tidak dapat kembali ke soal berikutnya," ucap Hj. Maspura.

”Kegiatan Asesmen yang sejatinya bertujuan untuk memberikan gambaran dan potret kompetensi siswa pada literasi membaca, numerasi, sains, sosial budaya dan survei karakter. Dan pada akhirnya akan menghasilkan sebuah diagnosa kompetensi siswa sehingga akan dengan mudah memberikan rekomendasi tindak lanjut untuk perbaikan pembelajaran.” jelas Maspura menambahkan. (BabangUst)