0 menit baca 0 %

Proses Belajar di Madrasah Ikuti Aturan Gugus Tugas Covid-19

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)-Pelaksanaan aktivitas pendidikan dan proses belajar mengajar di Madrasah, mulai dari Ibtidaiyah hingga Aliyah,  tetap berpedoman pada ketentuan yang dikeluarkan oleh gugus tugas pendidikan kabupaten Bengkalis.Menurut Kepala kantor Kementerian Agama Bengkalis Charles saat diwawanca...

Bengkalis (Inmas)-Pelaksanaan aktivitas pendidikan dan proses belajar mengajar di Madrasah, mulai dari Ibtidaiyah hingga Aliyah,  tetap berpedoman pada ketentuan yang dikeluarkan oleh gugus tugas pendidikan kabupaten Bengkalis.

Menurut Kepala kantor Kementerian Agama Bengkalis Charles saat diwawancara RRI pada Senin (27/7/2020), terhitung sejak 13 Juli lalu guru sudah mulai berdinas untuk mempersiapkan aktivitas pengajaran, yang disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di masa pandemi Covid-19.

“Surat yang dikeluarkan olah dinas Pendidikan Bengkalis kami akan ikuti, kita mengikuti Gugus Tugas yang ada di Kabupaten Bengkalis. Yang kedua hari Senin kita sudah minta kepada seluruh madrasah seluruh guru semuanya masuk khusus untuk para guru mereka mempersiapkan materi materi pembelajaran termasuk during dan materi lainnya”kata Charles.

Penyesuaian proses belajar mengajar sesuai penetapan zona Covid-19, dijelaskan Charles, tetap mengikuti ketentuan dan penetapan dari Gugus Tugas. Kendati berada di kawasan zona hijau, pihaknya menghimbau, proses belajar dan mengajar tetap mempergunakan sistim during.

“Tergantung kepada surat Diknas kalau zonanya merah bagi majelis guru silahkan mereka piket, tapi siswanya dirumah, kalau zona hijau tergantung dinas juga, cuma untuk Bengkalis kita masih menghimbau masih sistem daring atau melalui meeting zoom”terang Charles.

Bagi guru tetap diminta untuk menyiapkan bahan pembelajaran, termasuk meminjamkan buku buku kepada siswa guna memudahkan kegiatan belajar dirumah dengan sistim during.

Ditambahkan Charles, khusus untuk kegiatan MDTA yang berada dibawah pengawasan  Seksi PD PONTREN ,tetap berlangsung dan disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.

“Kita minta kepada para guru MDTA juga membuat kurikulum pembelajaran tapi mereka belajar dengan sistim dirumah. Selama ini MDTA lebih banyak memantau tentang ibadah ibadah rutin sholat 5 waktu lalu laporan laporan harian Cuma para guru mereka tetap masuk”jelas Charles.

Sementara itu kegiatan belajar di 2 Madrasah Aliyah Negeri dan Madrasah Aliyah Swasta lainnya yang ada di Kabupaten Bengkalis diberlakukan sama dengan Madrasah Tsanawiyah, tetap dengan sistim during.#RLS#Sri Mawarti KBRN.(hms)