0 menit baca 0 %

RA Al- Muhajirin Tampilkan Micro Teaching IGRA Pada 4 Kecamatan

Ringkasan: Duri (Inmas)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) yang tergabung dalam 4 Kecamatan baik itu dari Kecamatan Mandau, Bhatin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau menyelenggarakan kegiatan Micro Teaching Kamis (20/10/22) di RA AZ-ZAHRA Kecamatan Mandau...


Duri (Inmas)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) yang tergabung dalam 4 Kecamatan baik itu dari Kecamatan Mandau, Bhatin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau menyelenggarakan kegiatan Micro Teaching Kamis (20/10/22) di RA AZ-ZAHRA Kecamatan Mandau - Duri.

Micro Teaching merupakan sebuah pembelajaran menggunakan salah satu pendekatan, atau cara dalam melatih penampilan mengajar yang dilakukan dengan cara mikro atau disederhanakan.

 

Kegiatan ini di peruntukan bagi guru  Raudhatul Athfal   yang  terdiri dari Kepala Sekolah dan Majelis Guru sebanyak 30 orang yang berlangsung dari pukul 11.00 - 15.00 wib.

Sementara itu , menurut Ketua IGRA Kecamatan Mandau Ibu Ilusiana Iskandar, S.Pd.AUD menyatakan "...kegiatan micro teaching ini diperuntukkan bagi Guru RA agar  senantiasa membangun dan menciptakan jalannya proses Kegiatan bermain dan belajar di RA menjadi lebih efektif dan menarik..." Katanya.

Kemudian Dari RA Al-Muhajirin yang tampil pada kegiatan itu terdiri dari 3 orang guru yaitu Ibu Dedek Wahyuni, Ibu Juni Yusrita serta pembangun alat peraga oleh Ibu Yurika Putri, menurutnya kegiatan micro teaching ini betul – betul bisa dijadikan sebagai sarana peningkatan kompetensi sehingga guru – guru yang mengikuti kegiatan tersebut dapat meningkatkan ketrampilan dan mengembangkan pengalamannya metode dan cara mengajarnya.

Pada kesempatan tersebut hadir juga Ibu Santi Arah, S.Pd.I,.MM selaku Kepala RA Al- Muhajirin yang juga sebagai Asesor BAN PAUD/PNF Provinsi Riau itu menambahkan "...kegiatan ini harus kita tekankan dan pentingnya penerapan disiplin bagi guru RA. Dikatakannya bahwa kedisiplinan guru RA sangat berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat kepada RA, guru diharapkan dapat menstimulasi kegiatan bermain dan belajar pada seluruh peserta didik di Raudhatul Athfal (RA)..." Ungkapnya.

 

Beliau juga menambahkan "Guru RA harus bisa selalu tersenyum di hadapan anak didiknya.  demikian disampaikan saat memberikan materi pembinaan dalam kegiatan micro teaching, Sapa anak didik dengan ceria dan penuh semangat, biasakan senyum, salam dan sapa,” tutup ibu asesor itu.

Namun demikian disampaikan bahwa tugas pokok guru adalah merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Untuk itu seorang guru harus bisa merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran dengan baik dan benar melalui pembuatan Alat peraga Edukatif (APE) dari bahan yang dilingkungan sekitar.