Riau (Humas)- Berdasarkan tabel estimasi jamaah Riau menurut usia sesuai kuota jamaah
Riau yang berhak berangkat musim haji 1443 H sebanyak 4.761 orang dengan rincian usia diatas 65 tahun sebanyak 867 dan
di bawah 65 tahun (masuk kreteria usia yang
berhak berangkat haji) sebanyak 3.894.
“Jika estimasi keberangkatan jamaah 30 persen, maka jamaah Riau yang akan berangkat 1.168 orang, jika 50 % maka yang berangkat sebanyak 1.947, jika 75 % yang akan berangkat 2.921 dan jika 100% sebanyak 3.894,” jelas Mahyudin saat
memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Keberangkatan Calon Jama'ah Haji (CJH) 1443
H / 2022 M, Selasa siang (12/4) di Aula Kanwil Kemenag Riau.
Namun demikian, Kemenag Riau masih menunggu pengumuman
resmi terkait kuota haji dari pemerintah Arab Saudi untuk Insdonesia
dan Provinsi Riau sambil mempersiapkan skenario perjalanan ibadah haji yang
tergantung dengna jumlah berangkat, 50, 40, atau 50 persen.
Mahyudin mengatakan, pasca pengumuman penyelenggaraan haji 1443 H/ 2022 M dengan total jamaah 1
juta orang, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar
berbagai persiapan termasuk rapat bersiap menyambut penyelenggaraan ibadah
haji 2022,
Dalam rapat perdana persiapan menyambut penyelenggaraan haji 2022, maka
langkah pertama yang dilakukan menyesuaikan dengan ketentuan Pemerintah Arab Saudi
yaitu pelaksanaan haji akan diikuti 1 juta umat Islam dengan ketentuan usia
dibawah 65 tahun dan telah divaksin yang diakui Kementerian Kesehatan Arab
Saudi.
Berdasarkan persyaratan tersebut, Kemenag Riau telah mendata calon jamaah
haji yang akan diberangkatkan sesuai dengan persyaratan di bawah usia 65 tahun
dan dipastikan mereka telah mendapatkan vaksin yang diakui Pemerintah Arab
Saudi.
"Selain itu, kita juga akan mempersiapkan kembali dokumen,
menyusun komposisi petugas, dan menyusun opsi- opsi
pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) apakah nanti melalui embarkasi antara
Riau, Embarkasi Batam, atau Embarkasi Medan. Karena nanti akan
menyesuaikan jumlah jamaah yang akan berangkat ke tanah suci, apakah
jumlah jamaah 100 %, 75 %, 50 % atau 30 %," jelas Mahyudin.
Rapat Koordinasi juga dihadiri Kabag TU Drs H Asmuni MA dan Kabid PHU H
Syahruddin M Sy. Serta diikuti oleh seluruh tim panitia yang telah ditunjuk
untuk bertugas pada musim haji pasca 2 tahun ditutupnya penyelenggaraan haji
karena covid- 19.