0 menit baca 0 %

Ramadhan Menjadi Madrasah dan Momentum Awal Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Ringkasan: Riau - Berdasar hisab Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), baik menggunakan elongasi toposentrik maupun geosentrik di Indonesia sudah memenuhi syarat kriteria minimum tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Kriteria tersebut menetapkan bahwa awal...

Riau - Berdasar hisab Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), baik menggunakan elongasi toposentrik maupun geosentrik di Indonesia sudah memenuhi syarat kriteria minimum tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. 

Kriteria tersebut menetapkan bahwa awal bulan kamariah dinyatakan masuk dan tiba bila memenuhi parameter ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat, disingkat 3-6,4.

Sehingga pemerintah menetapkan awal Ramadan 1444 H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Ketetapan ini disampaikan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1444 H, Rabu Malam.(22/3/23)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau berharap hasil sidang isbat penetapan awal ramadhan menjadi momentum awal memperkuat ukhuwah islamiyah sesama umat Islam di Provinsi Riau. 

"saya berharap dengan hasil sidang isbat ini, umat Islam Riau dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan bersama-sama, kita gunakan Ramadan ini, sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariyah"

Sebagaimana pesan Menteri Agama lanjut Mahyudin, Ramadan tahun ini menjadi madrasah bagi kita untuk berupaya maksimal membentuk diri menjadi pribadi bertakwa.

Marhaban Ya Ramadan, selamat bulan Ramadan, selamat datang bulan penuh ampunan dan keberkahan.