Riau (Inmas)- Dalam rangka merancang pengembangan Sumber
Daya Manusia (SDM) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis
Pendidikan dan Keagamaan Kemenag RI melakukan Validasi Hasil Sinkronisasi Data
dan Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) pada Kanwil Kemenag Riau, Jumat (11/9/2020)
di Aula Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau.
Kegiatan dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau diwakili oleh Kepala
Bagian TU Kanwil Kemenag Riau, H Erizon Efendi M Pd. Turut serta dalam kegiatan
tersebut Kasubbag Kepegawaian dan Hukum H Edi Tasman S Ag M Si, Analis Pengembangan
SDM Aparatur pada Subbag Kepegawaian dan Hukum Rica Wulandari, SE, dan seluruh peserta
kegiatan yang merupakan perwakilan unit, bidang dan bimas di Lingkungan Kanwil
Kemenag Riau.
Erizon Efendi mengatakan, untuk mewujudkan SDM ASN pada Kemenag
yang memiliki integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan
keteladanan, sangat perlu diselenggarakan pelatihan secara terencana dan
berjenjang.
“Untuk itu kita sangat mendukung rancangan pengembangan SDM
oleh Pusdiklat dengan melakukan validasi dan sinkronisasi data pelatihan,
sehingga akan diketahui jumlah dan jenis data yang tepat untuk pegawai kita,”
ungkapnya.
Sementara itu dalam pemaparan Kepala Bidang Program dan
Pengendalian Mutu Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Drs H Aden
Daenuri M. Ed didampingi Dr Siti Nasihatun S Pd I M Pd (Widyaswara Ahli Muda)
dan Betriza Benzona SE, mengatakan, Validasi dan Sinkronisasi Data Pelatihan
bertujuan untuk melengkapi data- data yang masih kurang atau belum diperoleh
oleh Pusdiklat, serta memvalidasi data yang sudah masuk.
“Perencanaan pelatihan kita lakukan dengan melakukan
inventarisasi kompetensi, rencana pengembangan kompetensi, dan penyusunan
kebutuhan pelatihan. Untuk itu melaui kegiatan ini kami berharap kekurangan
data peserta pelatihan hendaknya di lengkapi, sehingga bisa dipetakan jenis
kebutuhan pelatihan yang apa yang prioritas dilaksanakan di Riau,” jelasnya.
Adapun jenis- jenis pelatihan prioritas yang direncanakan diantaranya
pelatihan untuk guru, kepala madrasah, penghulu dan penyuluh agama. Jenis
pelatihan diantarannya Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran bagi Guru, pelatihan Pemanfaatan
Media Pembelajaran bagi Guru, pelatihan Model- Model Pembelajaran bagi Guru, pelatihan
Manajemen Berbasis Madrasah bagi Kepala Madrasah, pelatihan Substansif Tugas
Tambahan bagi Kepala Madrasah, pelatihan Pembentukan Jabatan bagi Kepala
Madrasah dan lainnya.
Ditambahkan Edi Tasman, untuk saat ini jenis data pelatihan
yang telah direrima oleh Subbag Kepegawaian meliputi guru dan pengawas
madrasah, tenaga pendidikan pada pendidikan diniyah dan pondok pesantren, guru
dan pengawas pada Pembimas, penghulu dan penyulu.
“Data yang sudah masuk akan divalidasikan dan disinkronkan
dengan data yang sudah masuk ke Kepegawaian dan Pusdiklat. Terhadap data yang
masih kurang akan kita lengkapi, agar bisa di tindak lajuti di Pusdiklat,”
harapnya. (mus/anto/faj/mila)