0 menit baca 0 %

Rapat Persiapan Training Centre MTQ, Kakan Kemenag : Diberikan Pembinaan dan Seleksi Mencari Yang Terbaik

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Dumai didampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kot...

Dumai (Inmas) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Dumai didampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani berserta staf Seksi Bimas Islam yang juga selaku Koordinator Sub Bidang Tilawah pada LPTQ Kota Dumai H. Syahruddin menghadiri Rapat Persiapan Training Centre (TC) Kota Dumai dalam rangka persiapan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2023. Kamis, 05 Januari 2023.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si yang menjabat sebagai Sekdako Dumai dan turut dihadiri Kabag Kesra Setdako Dumai Eromzi, S.H, M.H dan seluruh unsur Pengurus yang dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Walikota Dumai Nomor 451.4.49.7/985/2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Walikota Dumai Nomor 277 Tahun 2021 Tentang Pembentukan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Dumai Periode 2021-2024, bertempat di Kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (Kota Dumai) Kota Dumai.

Rapat ini juga membahas mengenai beberapa langkah yang akan dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Dumai berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Provinsi Riau serta usulan-usulan dari berbagai seksi dan bidang yang akan dilaksanakan pada tahun 2023, terang Kakan Kemenag Dumai.

Dalam arahannya Kakan Kemenag Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag menyampaikan bahwa Qoriah yang akan mengikuti Training Centre (TC) Kota Dumai, nantinya akan diberikan pembinaan yang maksimal serta akan diseleksi untuk mencari yang terbaik.

Kemenag Dumai juga akan melakukan seleksi dan ambil dari pondok pesantren. Kalau untuk bibit terbaik itu ada, cuma kita belum membinanya secara maksimal dan utamakan anak dari Dumai, tambahnya. (Arief)