0 menit baca 0 %

Ratusan Santri Antusias Mengikuti Upacara HSN Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Senin, (24/10/2023), Antusias tinggi diperlihatkan ratusan santri dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Siak mengikuti upacara Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023 yang dipusatkan di Kecamatan Bungaraya. Hari Santri Nasional tahun 2023 ini mengambil tema Jihad Santri Jayakan Nege...

Siak (Inmas) – Senin, (24/10/2023), Antusias tinggi diperlihatkan ratusan santri dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Siak mengikuti upacara Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023 yang dipusatkan di Kecamatan Bungaraya. Hari Santri Nasional tahun 2023 ini mengambil tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”.

Dalam upacara ini, berbagai macam atribut, baleho dan narasi dipaparkan demi syi’ar dan kemeriahan sekolah dengan system berbasis agama tertua di Indonesia ini. Dalam kegiatan ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan sambutan Menteri Agama RI, Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si.

Bupati Siak menyampaikan peringatan hari santri yang berawal dari resolusi jihad NU tanggal 22 oktober 1945 di Surabaya, tentu ini menjadi spirit dan motivasi bagi semua khalayak termasuk pesantren dan santri. “Tentunya dengan peringatan hari santri nasional ini, adalah sebagai melanjutkan perjuangan untuk meningkatkan pembinaan keagamaan bagi umat islam, dan juga bagaimana kita merawat kesatuan dan persatuan Republik Indonesia”, sebutnya.

Sebagai pimpinan daerah, beliau menginformasikan, untuk mendukung peran santri dalam pembangunan bangsa, Pemkab Siak telah memberikan berbagai bentuk dukungan untuk pengembangan pondok pesantren, di antaranya menyalurkan bantuan operasional sebesar 25 juta rupiah per pondok kepada 13 ponpes di Tahun 2022, dan 7 ponpes pada Tahun 2023. "Selain itu juga mendistribusikan bantuan rombel untuk sekolah-sekolah yang berada dalam naungan yayasan pondok pesantren, tahun 2022 telah di distribusikan bantuan untuk 21 rombel dengan jumlah anggaran 1,37 miliar rupiah, dan tahun 2023 kepada 5 rombel dengan besaran anggaran 374,850 juta rupiah”rincinya.

Terkait fasilitasi kebutuhan Alfedri menyampaikan bahwa beberapa pondok pesantren telah dibantu diantaranya pembangunan gedung sekolah, penambahan ruang belajar, dan pembangunan asrama, melalui fasilitasi CSR perusahaan senilai Rp3,162,356,000. dalam kurun waktu tahun 2020-2021.

Dibidang kesehatan, orang nomor satu Negeri Istana tersebut juga menjelaskan inisiasi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) telah dimulai di 46 pondok pesantren. "Termasuk kegiatan cek HB dan pemberian tablet tambah darah kepada 506 santriwati dari 8 pondok pesantren hingga Oktober 2023 untuk pendegahan anemia dan stunting sejak dini" urainya. (Hd)