Pekanbaru (Inmas). 4 orang Pengawas Madrasah Kemenag Pekanbaru Riau yang mendapat tugas sebagai Fasilitator Provinsi mengikuti Refreshment Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah. Kegiatan dilaksanakan di Jakarta, 21-24 Juli 2022 secara Luring dan 26-27 Juli secara Daring di tempat tugas masing-masing.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain, mengatakan bahwa Refreshment Fasilitator Provinsi Program PKB Guru Madrasah dimaksudkan untuk memberikan pencerahan dan kepercayaan kepada guru-guru untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas dalam mengembangkan pembelajaran. Disamping itu diharapkan mutu guru dan pengawas madrasah harus terus meningkat yang berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan nasional, sehingga guru dan pengawas madrasah mampu menjawab dan menyelesaikan permasalahan pendidian yang ada.
di era digital, melalui program ini, guru harus terus berivonasi dalam meningkatkan sesuatu untuk proses pembelajaran berkualitas. Menurutnya, guru yang hebat mampu mengawal proses pembelajaran di kelas, sehingga akan berdampak pada kualitas peserta didik, sementara Pengawas madrasah juga sangat berperan didalamnya.
“Program PKB Guru Madrasah harus menjadi sarana dalam mencari formula bagaimana meningkatkan mutu peserta didik, dan kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Zain.
refreshment fasilitator provinsi jenjang MI/MTS/MA/MAK diadakan di 4 kelompok. Pertama, 216 peserta dari guru jenjang MTS untuk Kelas Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, Matematika, dan Kelas Pengawas Madrasah. Kedua, 96 peserta dari jenjang guru MI untuk Kelas Literasi, Numerasi, Sains, dan Kelas Kepala Madrasah. Ketiga, 192 peserta dari jenjang guru MA untuk kelas Fisika, Matematika, Biologi, Ekonomi dan Kimia. Dan keempat, 112 Peserta guru MA untuk Mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kelas Bimbingan Konseling Jenjang MA/MAK dan MTs.
“Total peserta untuk angkatan ini sebanyak 616 peserta yang berasal dari Provinsi Aceh, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten,” terang Ainurrofiq.
Kegiatan refreshment Fasprov ini merupakan impelementasi proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affair for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) IBRD Loan Number 8992-ID Tahun Anggaran 2020-2024.