Dumai (Inmas) - Kepala Kantor
(Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag bersama Kepala
Sub Bagian Tata Usaha Drs. H. Zukifli, Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat
Wakaf, Kepala KUA Kecamatan se-Kota Dumai dan Kepala Madrasah Negeri se-Kota
Dumai masih mengikuti kegiatan Rapat
Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2023 dengan tema “Kerukunan
Umat untuk Indonesia Hebat” yang resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama
(Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi via zoom meeting.
Kegiatan yang berlangsung di
Hotel Platinum Surabaya, Minggu (05/02/2023) juga dihadiri oleh para pejabat
Eselon I dan II, pusat dan daerah, serta para Kakan Kemenag Kabupaten/Kota
seluruh Indonesia yang mengikuti secara daring.
Ketua panitia yang juga
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Nizar Ali melaporkan bahwa kegiatan
ini sebagai salah satu percepatan Hari Amal Bhakti Ke-77.
Selain itu juga sebagai sarana
untuk meningkatkan profesionalitas tugas dan fungsi serta komitmen Kementerian
Agama agar dapat mencapai ukhuwah bangsa sebagai modal untuk menjaga keamanan
nasional.
Dalam Rakernas ini juga dibahas
tentang program menteri agama dalam menghadapi tahun politik 2024 mendatang.
Dimana seluruh jajaran
Kementerian Agama harus mampu mencegah politisasi agama di rumah ibadah di
tengah masyarakat dengan senantiasa memastikan kerukunan umat beragama terjaga
dengan baik.
“ASN Kemenag perlu memberikan
respon cepat dan jelas atas isu atau masalah keagamaan yang berkembang di
masyarakat”, ujar Nizar.
Selain itu, dalam laporannya
Nizar menyampaikan pada sesi terakhir rakernas adalah pembahasan komisi sidang
untuk penajaman program menteri agama sebagaimana telah disampaikan Menag Yaqut
Cholil Qoumas saat pembukaan.
“Pesan yang disampaikan Menag
untuk dibahas dalam Rakernas adalah peningkatan Profesionalisme ASN, Komitmen
anti korupsi, penanganan isu di masyarakat, realisasi anggaran program
prioritas yang akuntabel, pencapaiannya 10 juta sertifikat halal serta Tahun
2023, tahun kerukunan umat beragama,” terang Nizar.
Terakhir, melalui Rakernas ini
Nizar berharap layanan yang diberikan kepada publik secara terstruktur dapat
memberikan potensi yang sangat besar untuk membuat Kementerian Agama lebih
kedepan. (Arief)