0 menit baca 0 %

SAMBUT TAHUN BARU ISLAM, MIN 1 INHU PAWAI TA’ARUF MUHARRAM

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hal tersebut menjadikan sebuah penamaan kalender Islam.Setiap memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram sudah...

Indragiri Hulu, (Inmas). Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hal tersebut menjadikan sebuah penamaan kalender Islam.
Setiap memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram sudah menjadi tradisi bagi umat muslim adanya Pawai Ta’aruf Muharram.
Jum’at 30 Juli 2022, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 INHU, Yeni Suryani Samaun, M.Pd melepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1444 H.
Pawai diikuti seluruh peserta didik dengan jumlah 250 orang, dimana setiap anak membawa 3 butir telur rebus yang telah diberi pewarna warna merah. Satu butir untuk dimakan sendiri oleh peserta didik dan dua butir dibagikan kepada masyarakat yang melintasi rombongan pawai, ujar Yeni Suryani.
Kegiatan pawai bertujuan untuk menanamkan cinta terhadap tahun baru Islam, melestarikan budaya sehingga peserta didik maupun masyarakat menjadi tahu bagaimana cara menyambut tahun baru Islam sekaligus untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwasanya umat Islam memiliki tahun barunya sendiri.
Kami berkeyakinan bahwasanya momen ini akan terus membekas dalam ingatan anak sehingga tercipta nilai-nilai keislaman dan cinta tanah air yang akan dibawa ataupun membekas dihatinya  hingga dewasa nanti, tambah Yeni Suryani Samaun.
Mengakhiri penyampaiannya kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Yeni Suryani Samaun bahwasanya Menyambut dan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram kiranya menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas diri, baik kualitas ibadah hingga kualitas hubungan dengan sesama.(tulang)