0 menit baca 0 %

SANGGAR MAK ATIK (PESERTA DIDIK MTs NURUL FALAH AIR MOLEK) TAMPILKAN TARI PERSEMBAHAN acara RESEPSI PERNIKAHAN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Tarian persembahan bagi masyarakat Melayu mempunyai hubungan yang sangat erat dengan upacara-upacara atau kegiatan seremonial. Tiada acara resmi yang dihadiri oleh tamu terhormat tanpa mempersembahkan tarian persembahan tersebut.

Indragiri Hulu, (Inmas). Tarian persembahan bagi masyarakat Melayu mempunyai hubungan yang sangat erat dengan upacara-upacara atau kegiatan seremonial. Tiada acara resmi yang dihadiri oleh tamu terhormat tanpa mempersembahkan tarian persembahan tersebut. Tarian persembahan merupakan prosesi awal pada setiap acara atau kegiatan yang menjadi salah satu cara tuan rumah dalam penghormatan kepada tamu. Setelah tari persembahan selesai dilakukan barulah diikuti dengan acara selanjutnya. Dalam melakukan tarian persembahan tersebut, para penari mengawali dengan gerak lemah lembut dengan berbagai gerak tari selanjutnya menghamparkan/menyuguhkan tepak sirih yang mereka bawa kepada tamu dan pengunjung satu persatu. Seyogianyalah para tamu tersebut mengambil sirih yang dibawa oleh para penari tersebut sebagai jawaban terhadap rasa hormat tersebut. Sirih yang diambil harus dimakan atau dapat juga dengan hanya menyentuh tepak sirih yang dibawa para penari tersebut jika sang tamu bukan orang yang gemar makan sirih. Tarian persembahan memiliki filosofi tersendiri, sebagai ciri khas Melayu. Selain itu, diharapkan dapat memperkuat jati diri bangsa. Tidak lengkap rangkaian suatu acara resmi, khususnya di negeri melayu tanpa menampilkan tarian persembahan sebagai pelengkap dan penyemarak suasana.
Jum’at 23 Desember 2022, peserta didik MTs Nurul Falah Air Molek yang tergabung dalam Sanggar Mak Atik (Hj. Artika Sari, MA selaku kepala MTs Nurul Falah) mengisi acara resepsi pernikahan di Wonorejo Air Molek I dengan menampilkan Tari Persembahan sebagaimana yang dimohonkan oleh tuan rumah.
Sanggar Mak Atik merupakan salah satu wadah dalam pengembangan bakat dan minat peserta didik, khususnya terkait dengan Budaya Melayu Riau, demikian disampaikan Hj. Artika Sari kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang)