Duri (Inmas) – IGRA Kabupaten Bengkalis akan terus bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan demi terwujudnya pendidikan yang baik di Kabupaten Bengkalis dan hingga tercapainya nanti visi misi Pemkab Bengkalis untuk menjadi Kabupaten termaju di Provinsi Riau.
Demikian yang disampaikan Santi Arah, S.Pd.I, MM sekaligus Kepala RA Al-Muhajirin saat terpilih menjadi Ketua Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) di Musyawarah Daerah III Organisasi IGRA periode 2023-2028 di Gedung Serbaguna Bathin Betuah Kantor Camat Mandau Kota Duri, Minggu (18/06/2023).
Organisasi Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Bengkalis yang bekerjasama dengan Pengurus Wilayah IGRA Provinsi Riau yang diwakili oleh Ibu Tismelia, S.Pd.I selaku Sekretaris Umum PW IGRA RIAU menjalankan Musyawarah Daerah (Musda) III. Pada saat pemilihan nama ketua kandidat muncul 2 nama yakni Santi Arah, S.Pd.I MM dan Novri Yanti, S.Pd, namun pada akhirnya nama Santi Arah, S.Pd.I,.MM terpilih menjadi Ketua PD IGRA Kabupaten Bengkalis masa periode 2023-2028 yang sekaligus sebagai Asesor BAN PAUD/PNF dengan harapan bisa lebih baik lagi membawa IGRA kedepannya.
Bunda Santi (sapaan akrabnya) mengatakan, lima tahun IGRA Kabupaten Bengkalis akan terus bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan demi terwujudnya pendidikan yang baik di Kabupaten Bengkalis dan hingga tercapainya nanti visi misi Pemkab Bengkalis untuk menjadi Kabupaten termaju di Provinsi Riau. Berbagai tantangan serta munculnya berbagai masalah yang berkaitan dengan pendidikan, akan menjadikan IGRA semakin kuat baik dari segi solidaritas, demokratis, dan saling membangun kerjasama serta prestasi untuk IGRA dalam perkembangannya nanti.
“Musda ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas para guru, sebagai garda terdepan untuk melahirkan para pelajar di Kabupaten Bengkalis yang cerdas, mandiri, dan berprilaku baik. Seiring berkembangnya teknologi guru dituntut untuk terus meningkatkan kualitas, wawasan dan kemampuannya. Alhamdulilah dengan pemilihan kepengurusan yang baru berjalan dengan lancar melalui mekanisme organisasi yang demokratis dan kekeluargaan,” tutur Bunda Santi.
Beliau juga menambahkan "Kami optimis dengan kegiatan ini, seluruh anggota maupun pengurus kualitas dan kemampuannya sebagai tenaga pengajar bisa meningkat lebih baik. Berkualitas atau tidaknya para siswa itu tergantung pada peran guru itu sendiri, maka itu kita semua harus bekerja sama baik dari PC dan PD untuk terus memberikan pelayanan dan membangun karakter yang lebih baik kedepan.” tukasnya.
Musda tersebut dihadiri sebanyak 60 orang IGRA se-Kabupaten Bengkalis. Acara tersebut juga dihadiri Majelis Hikmah Provinsi Riau Bapak Afdhal Dinilhaq, S.Pd.I yang ikut membimbing dan mengarahkan selama sidang berjalan. (HUMAS MJ)