Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu kekhasan pesantren yang tidak dimiliki oleh entitas pendidikan lainnya adalah tradisi keilmuannya yang kuat dan mengakar dari generasi ke generasi. Tradisi keilmuan tersebut berupa pengajaran kitab kuning (turats) yang telah lama ada dan hingga kini bertahan di pesantren.
Pengajaran kitab kuning di pesantren merupakan maintenance of islamic knowledge and conservation of islamic legacies, melestarikan warisan pengetahuan keislaman yang diperoleh secara turun temurun dari generasi salaf al-shalih. Melalui tradisi pembacaan dan pengkajian kitab kuning, doktrin-doktrin dalam kitab kuning yang bersumber dan merujuk Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber utama, menjadi ruh dan jiwa yang menggerakkan dan mengarahkan kehidupan pesantren.
Tradisi keilmuan berbasis kitab kuning dapat menjamin adanya pembelajaran yang berurutan, berjenjang, dan tuntas pada semua bidang ilmu (fan), semisal Nahwu, Fikih, Ushul Fiqih dan sterusnya sesuai dengan tingkatan marhalahnya.
Pembelajaran kitab kuning menjamin keilmuan Islam itu bersanad, memiliki mata rantai yang jelas dan bersambung hingga Rasulullah SAW. Termasuk memiliki klasifikasi bahkan afiliasi yang jelas. Mempelajari kitab kuning juga mengakomodasi berbagai ragam pola pembelajaran yang terlembagakan, seperti sorogan, bandongan, musyawarah, bahtsul masail, dan lain sebagainya.
Bahwa untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber dari kitab kuning sebagai bagian dari proses kaderisasi ulama dan tokoh masyarakat di masa depan, serta terjalinnya silaturahim antar pesantren seluruh Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, maka perlu diselenggarakan Musabaqah Qira’atil Kutub Tingkat Nasional Tahun 2023.
Pelaksanaan MQK Tingkat Nasional dimulai dari Tahapan Seleksi Tingkat Kab/Kota dan Provinsi.
Rabu 21 Juni 2023 dilaksanakan Seleksi Musabaqah Qira’atil Kutub Tingkat Kab. Inhu Tahun 2023, tempat di Ponpes Tebuireng IV Al-Ishlah, Desa Kuala Gading, Kecamatan Batang Cenaku.
Santri Ponpes Khairul Ummah, alamat Desa Batu Gajah, Kec. Pasir Penyu mendominasi/mengungguli santri dari ponpes lainnya.
Berikut data hasil seleksinya:
Juara 1 Bidang Syara' Arbain /Hadits Putri, atas nama: Wahyuni Fitri.
Juara 1 Bidang Debat Bahasa Arab Putri atas nama Nurul Afnizar; Ghiza An Najwal Khairi; dan Suci Nur Hidayah.
Juara 1 Bidang Nadzom Alfiyah Putri, atas nama Lindi Asyifa Yonpri; Indah Davina; Nunik Gandaria; Suaibatul Aslamiah; dan Farhatun Nida.
Juara 1 Bidang Debat Bahasa Inggris Putra atas nama M. Satria Habibi; Hafiz Banin; dan M. Nurdin.
Juara 1 Bidang Nadzom Alfiyah Putra atas nama Raihan Ramadhan; Imam As Sidiq, Afdol Rianto; dan M. Hafidz Dwi Arzaki.
Juara 1 Bidang Akhlak Putra, atas nama M. Razan A.
Juara 1 Bidang Akhlak Putri atas nama Syifa Khumaira.
Juara 1 Bidang Tarikh Putra atas nama Nazwan Aprileo, S.
Juara 1 Bidang Tarikh Putri atas nama Shifa Amelia Atmojo.
Hasil seleksi meraih juara 1 selanjutnya mewakili Kab. Inhu mengikuti MQK Tingkat Provinsi Riau pada tanggal 24-25 Juni 2023 di Ponpes Al-Munawwarah Pekanbaru.
Semoga kelak para santri tersebut meraih yang terbaik pada MQK Provinsi Riau sehingga berhak menuju MQK Tingkat Nasional di Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 yang dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari pada bulan Juli 2023, demikian harapan Pimpinan Ponpes Khairul Ummah KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I.(tulang)
SANTRI PONPES KAHIRUL UMMAH RAIH JUARA 1 BERBAGAI BIDANG PADA SELEKSI MQK KAB INHU
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu kekhasan pesantren yang tidak dimiliki oleh entitas pendidikan lainnya adalah tradisi keilmuannya yang kuat dan mengakar dari generasi ke generasi. Tradisi keilmuan tersebut berupa pengajaran kitab kuning (turats) yang telah lama ada dan hingga kini bertahan di pe...