Siak (Inmas) - Kementrian Agama Kabupaten Siak bekerjasama dengan FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) Kabupaten Siak mengadakan Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Siak. Kegiatan ini diadakan dari tgl 06 sd 07 juni 2023. Sebanyak 46 pondok pesantren yang terdaftar di kementrian agama kab siak menjadi sasaran kegiatan ini salah satunya Pondok Pesantren Yanbuul Ulum Kandis sebagai salah satu pesantren yang sudah secara resmi terdaftar di Kementrian Agama Kabupaten Siak yang ditandai dengan telah diterimanya piagam statsitik pesantren (NSP) 510014080049 per tanggal 31 desember 2021.
“Ini akan menjadi kesempatan emas untuk santri-santri kami mencoba berkiprah di tingkat kabupaten. Sekaligus akan menjadi tolak ukur kami sejauh mana kemampuan santri-santri kami dalam mengusai kitab kuning”, terang Ust Risman, S.Pd selaku kurikulum pondok sekaligus pengampuh bidang studi Nahwu.
Pondok pesantren yang baru berdiri seumur jagung dan termasuk pesantren termuda di Kabupaten Siak ini, mengirimkan 9 santri/wati dalam kegiatan tersebut. “Pesantren kita baru berdiri 2 tahun. Yang berarti santri angkatan pertama baru kelas 2 Tsanawiyah, sehingga kita belum bisa mengikuti semua cabang yang diperlombakan,” terang Ust Budi Ansyah Ritonga, SS selaku kepala Pondok Pesantren
Dari begitu banyak cabang yang dilombakan, kita mengikuti 4 cabang tingkat Ula. Yaitu cabang tauhid, tarikh, nahwu, akhlak, fiqh. Dan kita mengirimkan santri dan santriwati masing-masing cabang. Namun ada satu cabang yang hanya diwakili oleh santri putra saja, ujar ust Al muhriga yang ditunjuk sebagai official.
Saat dewan juri membacakan pemenang lomba masing-masing cabang, nama pondok Pesantren Yanbuul Ulum Kandis berkali-kali disebut. Dari semua cabang yang diikuti santri Yanbuul Ulum Kandis berhasil menempatkan santri-santrinya menjadi juara. “Alhamdulilah, ini adalah prestasi yang luar biasa, tetap semangat,” ucap H. Ahmad Fauzi Siregar (Pembina Yayasan) dengan begitu semangat.
“Sebuah prestasi yang harus kita apresiasi, diawal kita hanya ingin mempersiapkan mental dan keberanian anak-anak untuk mengikuti lomba, tapi ternyata mereka bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk mengharumkan nama baik pondok pesantren. Kami mengucapkan terimaksih kepada Kemenag Kabupaten Siak, FKPP Kabupaten Siak dan Ponpes Baiturrahman An Nizhom selaku tuan rumah yang telah menyelenggarakan acara ini. Ucapan terimaksih yang sama kami ucapkan kepada seluruh dewan asatidz/ah terkhusus guru pengampuh kitab kuning. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Selamat juga kepada santri yang telah mngukir sejarah emas ini, ini akan terus menjadi sejarah perjalanan pondok pesantren kita. Semoga nantinya kita bisa terus berkembang menuju kearah yang lebih baik. Selamat kepada ananda robi Adrian miftahul yang akan menjadi salah satu duta Kabupaten Siak di kancah Provinsi,” ucap Abi Yulisman, S.Pdi selaku Pimpinan Pondok Pesantren (BAR/Hd)