0 menit baca 0 %

Santunan Anak Yatim dan Pembagian Zakat MIN 2 Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Masa Akhir Pembelajaran di Bulan Suci Ramadhan 1443 H Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Pekanbaru ditandai dengan santunan yang diberikan kepada anak yatim dan Pemberian Zakat Fitrah Kepada Siswa dan siswi yang berhak menerima melalui UPZ MIN 2 Pekanbaru, Kegiatan tersebut berlangsung...

Pekanbaru (Inmas). Masa Akhir Pembelajaran di Bulan Suci Ramadhan 1443 H Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Pekanbaru ditandai dengan santunan yang diberikan kepada anak yatim dan Pemberian Zakat Fitrah Kepada Siswa dan siswi yang berhak menerima melalui UPZ MIN 2 Pekanbaru, Kegiatan tersebut berlangsung hari Kamis (21/4/2022) bertempat di Mushalla Al Fajar, Pada Kegiatan ini dilakukan pembagian bantuan sosial berupa uang tunai ,beras dan paket dari Human Initiatife.

Kegiatan tersebut sekaligus sebagai puncak pembelajaran Ramadhan di sekolah yang telah dilaksanakan hampir sebulan ini. Adapun pembelajaran Ramadhan yang telah berlangsung diantaranya menanamkan syariat puasa dan ibadah Ramadhan, melaksanakan tadarus Alquran, dan mempraktikkan zakat, infak dan sedekah serta menyalurkan kepada yang berhak, Dalam kegiatan penyerahan santunan, M. Azro'i M.Ag selaku kepala Madrasah mengatakan “Madrasah mengasah dan melatih siswa selama Ramadhan dengan pendidkan keagamaan yang komprehensif. Oleh karena itu pendidikan tersebut tetap harus dilanjutkan pasca Ramadhan,”

Secara spesifik, Fatmawati SPd.I, Wakil Kepala Kesiswaan MIN 2 Pekanbaru menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan kegiatan pembelajaran disemarakkan dengan sejumlah aktivitas keagamaan, misalnya kegiatan Pesantren kilat, pengenalan puasa, membaca dan hafalan surat pendek Alquran, berinfak, berzakat dan ditutup dengan kegiatan Buka bersama Seluruh Majelis Guru, Karyawan, Anak Yatim Dan Wali murid yang mendapatkan jatah pembagian zakat, di akhir kegiatan, M. Azro'i M.Ag menyampaikan bahwa MIN 2 Pekanbaru adalah madrasah yang mengedepankan nilai Islami, menguatkan nilai kebangsaan dan mengasah kompetensi global dalam bentuk mempelajari bahasa asing agar siswa dan siswi mampu beradaptasi menjadi warga dunia yang tangguh dan berkarakter,”