Riau (Inmas) - “Inna Lillah wa Inna Ilaihi Raji'un.
Telah berpulang ke Rahmatullah salah seorang jamaah Kloter 05 BTH asal Kabupaten
Kampar di Rumah sakit King Faishal Syisyah Arab Saudi pukul”. Demikian disampaikan
Ketua Kloter 5 BTH Syamsuatir dalam Laporannya kepada Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Riau, Selasa (5/7/22).
Lebih lanjut Syamsuatir mengatakan Jamaah haji
atas nama Nursiah Darwis Cimpin (60Th) yang memegang nomor porsi 0400080120 meninggal pada pukul 09.45 WAS tersebut
berangkat dari Embarkasi Haji Batam pada tanggal 19 juni 2022. jamaah tersebut beralama di Dusun Pulau Sarak - Rumbio Kampar.
“Alhamdulillah beliau sebelumnya dapat melaksanakan aktifitas ibadah, beliau memiliki riwayat penyakit bawaan yakni Diabetes Millitus dan jantung, Tadi pagi kondisinya drop dan dirujuk ke RS King Faishal Syisyah”. tutur Syamsuatir.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.
Riau yang juga Wakil Ketua I PPIH Embarkasi Haji Antara Riau Dr. H. Mahyudin,
MA menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulang kerahmatullah salah
seorang Jamaah haji asal Kab. Kampar yang tergabung pada Kloter 5 BTH tersebut.
“atas nama pribadi dan Kanwil Kementerian Agama
Prov. Riau, Saya menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhumah
mendapatkan tempat yang layak di Sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan
tabah menghadapi cobaan ini, khusus bagi petugas yang berada di Arab Saudi pada
Kloter 5 BTH Â agar dapat menyelesaikan
penyelenggaraan jenazahnya dan menyelesaikan badal haji beliau”.
Hingga hari ini, sudah dua orang jamaah haji Prov. Riau yang meninggal di Arab Saudi. yakni atas nama Norlius Ilyas Bin Intan Kayo  jamaah dengan nomor porsi 400079679 asal Kab. Pelalawan meninggal pada tanggal 29 Juni 2022 dan sempat dirawat di RS Arab Saudi karena sakit bawaan yakni diabetes.
Sementara itu Menjelang Pelaksanaan Puncak Ibadah Haji di Armuzna, jamaah
haji Prov. Riau mengelar beberapa persiapan, Kloter 6 BTH dalam rangka
melakukan persiapan puncak ibadah haji melakukan Penguatan dan Pemantapan
Manasik Haji dari rombongan 1 – 10. Kegiatan ini diawali dg melaksanakan sholat
dhuha, taubat dan tasbih secara berjamaah,
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar jamaah haji menyadari
akan dosa dosa yang telah dilakukan dan memohon ampunan dari Allah sebagai
langkah menghadirkan hati dalam Muhasabah diri. Dalam pelaksanaan sholat Sunnah
ini, jamaah sangat antusias dan hampir seluruh jamaah urai air mata saat doa
dibacakan oleh pembimbing Ibadah Ustadz Fakhri”. Tutur Ketua Kloter 6 BTH Fahmi
Wahyudi.
Sedangkan Kloter 8 BTH untuk menghadapi puncak pelaksanaan Armuzna melakukan
Koordinasi bersama Ketua Regu dan Ketua Rombongan, sehingga pelaksanaan lebih
terkontrol meskipun jamaah beribadah secara mandiri.
“Jelang Ibadah di Armuzna, kloter 8 BTH melakukan koordinasi antara
PPIH Kloter bersama ketua rombongan dan ketua regu. sehingga pelaksanaan lebih
terkontrol meskipun jamaah beribadah secara mandiri”. Tutur Khairul Nizan,
Ketua Kloter 8 BTH.
Begitu juga aktifitas jamaah haji Prov. Riau lainnya saat ini lebih
memfokuskan bimbingan manasik haji persiapan menuju Arafah, Muzdalifah dan
Mina.Â