0 menit baca 0 %

Sebagai Narasumber, Eny Gustinawati: Implementasi Nilai Pendidikan dalam Parenting Skill Terhadap Anak dan Remaja Bertujuan Mencegah Terjadinya KDRT

Ringkasan: Bantan (Inmas) - Dalam Kegiatan Pembinaan Pola Asuh Orang Tua dan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis  Ahad, 05 November 2023, Eny Gustinawati sebaga...

Bantan (Inmas) - Dalam Kegiatan Pembinaan Pola Asuh Orang Tua dan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis  Ahad, 05 November 2023, Eny Gustinawati sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Bantan,  berperan sebagai narasumber. Dalam peran tersebut, ia membagikan wawasan tentang implementasi nilai-nilai pendidikan dalam parenting skill terhadap anak dan remaja, dengan tujuan mencegah terjadinya KDRT.

Dalam presentasinya, Eny Gustinawati menyampaikan dengan menggunakan slide presentasi. Terdapat lima parenting skill yang dia tekankan sebagai hal yang patut dijadikan renungan oleh orang tua:

<!--[if !supportLists]-->1.    <!--[endif]-->Menjadi pendengar bagi anaknya: Eny Gustinawati menyoroti pentingnya mendengarkan anak-anak dengan penuh perhatian, karena hal ini dapat membantu memahami kebutuhan dan perasaan mereka.

<!--[if !supportLists]-->2.    <!--[endif]-->Patuhi segala peraturan yang ada: Ia menekankan bahwa orang tua harus menjadi contoh yang taat pada peraturan dan etika, sehingga anak-anak akan belajar menghormati aturan.

<!--[if !supportLists]-->3.    <!--[endif]-->Jadilah teladan yang baik bagi anak-anak: Eny menggarisbawahi bahwa perilaku orang tua sangat memengaruhi perkembangan moral anak-anak, oleh karena itu, orang tua harus menjadi contoh yang baik.

<!--[if !supportLists]-->4.    <!--[endif]-->Kendalikan emosi Anda: Ia memperingatkan tentang pentingnya mengendalikan emosi dalam interaksi dengan anak-anak, karena tindakan impulsif dapat memicu konflik.

<!--[if !supportLists]-->5.    <!--[endif]-->Jadilah fleksibel: Terakhir, Eny Gustinawati menyarankan orang tua untuk menjadi fleksibel dan menerima perbedaan dalam pandangan dan preferensi anak-anak, sehingga hubungan orang tua-anak menjadi lebih harmonis.

Pemaparan Eny Gustinawati mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir, dengan harapan bahwa wawasan yang disampaikan dapat membantu dalam upaya pencegahan KDRT dan menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih dan harmonis.