0 menit baca 0 %

SECARA RESMI BUKA UJIAN KOMPREHENSIF HAFALAN QUR’AN, KASI PD. PONTREN AJAK SANTRI PONPES AL-HUSNA UNTUK JAGA HAFALANNYA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Sabtu 28 Mei 2022/27 Syawal 1443 H, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Syahril, S.Ag., M.H secara resmi buka kegiatan Ujian Komprehensif Hafalan 5, 10, dan 15 Juz Angkatan Pertama SMP-IT Al-Hu...

Indragiri Hulu, (Inmas). Sabtu 28 Mei 2022/27 Syawal 1443 H, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Syahril, S.Ag., M.H secara resmi buka kegiatan Ujian Komprehensif Hafalan 5, 10, dan 15 Juz Angkatan Pertama SMP-IT Al-Husna Indragiri Pondok Pesantren Al-Husna Indragiri, Jalan Kelapa Sawit, Desa Gumanti, Kecamatan Peranap.
Al-Quran merupakan sumber peradaban . Sejarah mencatat, tidak ada satu pun muslim terpelajar, baik sebagai Dokter, Insinyur atau ahli Astronomi yang tidak menghafal Al-Quran. Maka dari itu, Al-Quran merupakan sumber ilmu pengetahuan.
Menjadi penghafal Al-Qur'an (hafiz/hafizhah) akan memberikan keberkahan bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya. Allah SWT juga akan mengangkat kehormatan orang tua dari anak-anaknya yang menghafal Al-Qur'an. Allah SWT juga akan menjaga jasad para penghafal Al-Qur'an tetap utuh dalam kubur hingga hari kiamat tiba. Allah SWT membuka seluruh pintu surga bagi para penghafal Al-Qur'an dan memanggil seluruh anggota keluarga para penghafal Al-Qur'an untuk berbondong-bondong masuk ke dalamnya.
Akan tetapi, tak semua para penghafal Al-Qur'an akan mendapatkan kemuliaan tersebut. Terdapat tiga jenis penghafal Al-Qur’an, pertama: penghafal Al-Qur'an yang zalim dalam perilakunya atau tingkah lakunya/perbuatannya tidaksesuai dengan tuntunan Al-Qur’an. Kedua, yakni para penghafal yang belum bisa mengamalkan al-Qur'an yang dihafalnya untuk kemaslahatan umat. Dia sebatas menghafal dan mengambil manfaatnya bagi dirinya sendiri. Ketiga, penghafal Al-Qur’an yang menyegerakan untuk melaksanakan setiap ayat yang dihafalnya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah jenis penghafal Al-Qur'an yang sejatinya akan mendapatkan kemuliaan tersebut. Walaupun dia belum hafal 30 juz, akan tetapi dia melaksanakan setiap yang telah dihafal dalam kehidupannya.
Kepada seluruh santri/santriwati SMP-IT Ponpes Al-Husna Indragiri hendaklah istiqamah membaca Al-Qur’an, menggali isinya dan dan mempraktikannya dalam kehidupannya sehingga hafalan Al-Qur’an dapat terjaga dengan baik dan mendapatkan kemuliaan selaku hafiz/hafizhah, ujar Kasi PD. Pontren dalam sambutannya.
Selanjutnya, mewakili Kankemenag Kab. Inhu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pondok pesantren Al-Husna Indragiri terhadap pelaksanaan Ujian Komprehensif Hafalan 5, 10, dan 15 Juz Angkatan Pertama. Kami berkeyakinan, dimasa yang akan datang akan berlanjut ke hafalan 20 dan 30 juz, tambah Kasi. PD. Pontren.
Pimpinan ponpes Al-Husna Indragiri, Kyai Antoni Surya Putra, M.Pd.I menyatakan bahwasanya para santri yang dinyatakan lulus ujian komprehensif akan di wisuda dalam waktu dekat ini.(tulang)