0 menit baca 0 %

Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Evaluasi Penyelenggaraan Haji Tahun 2023

Ringkasan: Kampar ( Inmas )   Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  menggelar evaluasi pelaksanaan haji tahun 2023. Kegiatan  dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Selasa, 3/10/2023.Kegiatan yang dihadiri  oleh Para Ka.

Kampar ( Inmas )–  Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  menggelar evaluasi pelaksanaan haji tahun 2023. Kegiatan  dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Selasa, 3/10/2023.

Kegiatan yang dihadiri  oleh Para Ka. KUA se Kab. Kampar  dan Pembimbing Ibadah Haji. Dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Haji dan Umrah H. Zulfaimar, S.Ag, MAB  mengungkapkan secara umum pelaksaan haji berjalan dengan lancar. Meskipun demikian ia berharap ke depan pelayanan kepada jamaah haji bisa terus ditingkatkan.

Zulfaimar  menyampaikan terkait Jamaah Haji lansia  dimana tahun sebelumnya juga ada porsi  jamaah Haji untuk lansia  namun persentasenya  hanya 5 %  ini merupakan efek  kebijakan tahun 2022 karean ditahun 2022 usia diatas 65 tahun tidak ada yang berangkat satu orangpun, sehingga di tahun 2023 semuanya diberangkatkan sesungguhnya kuota yang diberikan itu hanya 5 % untuk lansia  jadi banyaknya lansia itu dikarenakan banyaknya yang tertunda di tahun 2022.  Jadi tantangan bagi kita  untuk lansia  ini tidak ada pendamping dan ini kebijakan yang diambil Menteri Agama

Juga terkait dengan kebijakan istitha’ah, dalam peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 2016 untuk Istithaah itu memang menjadi tanggung jawab pihak Kesehatan  tapi ini tidak berlaku maksimal  karena situasional  seperti tahun kemaren itu  kita sudah melakukan pelunasan itu  diwaktu yang sudah mendadak jadi tidak sempat lagi bisa  cek kesehataan untuk menentukan  istithaah  atau tidaknya . Semua yang melunasi  itu berangkat.

Selanjutnya Faimar juga menyampaikan untuk  Istithaah di tahun 2024 itu dikeluarkan  oleh Pihak Kesehatan. Kepada bapak KUA silakan mengadakan pertemuan dengan Puskesmas / Kapus untuk melakukan pembinaan kesehatan dari awal. Karena nanti yang menentukan berangkat atau tidaknya  jamaah   di tahun 2024 adalah Dinas Kesehatan. 

Untuk Tahun 2023  merupakan angka kematian tertinggi  dari tahun-tahun sebelumnya . ditahun 2018 ke bawah perkiraan meninggal itu rata-rata  sekitar 400 orang jamaah. dan tahun 2023 ini  lebih  800 orang jamaah.

Terakhir Faimar berharap kepada Ka. KUA untuk segera berkoordinasi dengan pihak Kesehatan karena istithaah tahun 2024  nantinya akan ditentukan pihak Kesehatan, ungkapnya ( Ags/Fatmi/Cicy )