Rokan Hilir (Inmas) - Setelah pulang dari studi tiru di Kab. Kuansing, Seksi PHU Kemenag Rohil langsung aksi ke lapangan PLHUT melakukan sondir untuk mengukur kekuatan tanah oleh pihak konsultan Fajrul dan tim PUTR Rohil Satrio Wardani, sedangkan Seksi PHU diwakili Fahrurrozi,SH, Ahad ( 22/1/2023).
Ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Kasi PHU H. Tarmizi,S.HI yang mewakili Kakankemenag menjelaskan, bahwa pengujian sondir adalah suatu metode uji penekanan yang dilakukan untuk menganalisa daya dukung tanah dan mengukur kedalaman lapisan tanah keras atau pendukung yang biasa disebut tanah sondir.
"Dengan mengetahui kedalaman tanah keras (sondir) yang akan dijadikan pijakan untuk tiang pancang atau pile maka kontraktor dapat membuat desain pondasi yang sesuai dengan standart keamanan untuk menyokong kolom bangunan," ucap Tarmizi.
"Sehingga pondasi tetap kuat menahan beban bangunan yang ada di atasnya dan tidak mengalami penurunan (settlement) karena dapat membahayakan keselamatan penghuni dan kestabilan struktur bangunan," tambah Tarmizi lagi.
Sementara itu, konsultan Fajrul juga mengatakan bahwa uji sondir termasuk ke dalam pengujian tanah (soil test). Banyak kasus kegagalan struktur
"Karena kontur tanah yang labil akibat sebelum pembangunan tidak dilakukan pengujian sondir, efeknya pondasi menjadi tidak stabil dan bangunan menjadi ambruk," ujarnya.
Senada dengan itu, pihak PUTR Satrio Wardani menambahkan bahwa "dengan melakukan pengujian sondir maka kontraktor dapat membuat desain pondasi yang aman dengan melihat karakteristik tanah yang akan dijadikan tempat untuk membuat bangunan," tandasnya.
H.Tarmizi berharap, pembangunan PLHUT Rohil akan berjalan lancar sebagaimana mestinya tanpa hambatan.
"Bismillah, semoga Allah SWT meridhoi pembangunan PLHUT Rohil ini, yang tentu saja untuk kebaikan ummat," pungkasnya. (AjdSyaheed)