0 menit baca 0 %

SELURUH PESERTA DIDIK MIS NURUL JUM’AH IKUTI BIAN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di halaman Gedung Daerah, Kepri pada Rabu 18 Mei 2022. Pencanangan BIAN merupakan upaya Kementerian Kesehatan RI untuk menggenjot cakupan imunisasi rutin anak yang sempat me...

Indragiri Hulu, (Inmas). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di halaman Gedung Daerah, Kepri pada Rabu 18 Mei 2022. Pencanangan BIAN merupakan upaya Kementerian Kesehatan RI untuk menggenjot cakupan imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019).
Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI menyampaikan bahwasanya Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang aman, berbiaya rendah dan berdampak besar dalam melindungi masyarakat dari berbagai penyakit yang dicegah dengan imunisasi (PD3I). BIAN merupakan momen penting untuk bersama-sama kita kejar ketertinggalan anak-anak kita, berikan imunisasi tambahan dan kejar status imunisasi mereka hingga lengkap. Upaya ini tidak hanya akan melindungi anak-anak yang menjadi sasaran BIAN, namun juga seluruh masyarakat.”, tegas Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Pemberian imunisasi telah terbukti melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya sehingga anak lebih sehat dan lebih produktif.
Semua vaksin yang  digunakan dalam imunisasi rutin dan BIAN telah mendapatkan prakualifikasi WHO sehingga aman, efektif dan memberikan perlindungan dan kekebalan yang memadai.
BIAN dilaksanakan selama satu bulan secara bertahap di seluruh Provinsi Indonesia. Tahap pertama dilaksanakan mulai Mei 2022 di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tahap kedua dilaksanakan mulai Agustus 2022 di seluruh Provinsi di Jawa dan Bali, dimana Imunisasi diperuntukkan bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.
Sabtu 28 Mei 2022/27 Syawal 1443 H Tim UPT Puskesmas Kec Kuala Cenaku gelar BIAN di MIS Nurul Jum’ah.
Setelah dibujuk dan diberikan pemahaman, seluruh peserta didik mengikuti imunisasi tersebut, ujar Kepala MIS Nurul Jum’ah.(tulang)