0 menit baca 0 %

Semangat Dakwah Digital, Penyuluh Agama Kemenag Inhu Produksi Konten Media Sosial

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Ditengah hangatnya sinar matahari pagi, Selasa (5/8/2025), dua Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Rengat Barat, Nurlizawati dan Yusuf Firdaus, terlihat sibuk berdiskusi dan merekam materi dakwah bersama Pranata Humas Kemenag Inhu, Reski Saputra, di halaman Kantor Kementeria...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Ditengah hangatnya sinar matahari pagi, Selasa (5/8/2025), dua Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Rengat Barat, Nurlizawati dan Yusuf Firdaus, terlihat sibuk berdiskusi dan merekam materi dakwah bersama Pranata Humas Kemenag Inhu, Reski Saputra, di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu.

Kegiatan ini bukan sekadar sesi rekaman biasa, melainkan bagian dari semangat baru dalam berdakwah yang kini bergeser ke ranah digital. Produksi konten ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 1172 Tahun 2024, yang mendorong lahirnya Penyuluh Agama Digital di seluruh Indonesia.

"Kami ingin menyampaikan pesan-pesan kebaikan lewat media yang dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda," ujar Nurlizawati usai proses pengambilan gambar.

Ia menargetkan untuk dapat memproduksi minimal empat konten dakwah setiap bulan, baik berupa video pendek, infografis, maupun artikel berita.

Senada dengan itu, Yusuf Firdaus juga aktif merekam kegiatan dakwahnya di lapangan, termasuk saat membina kelompok masyarakat.

"Saya terbiasa mendokumentasikan kegiatan binaan. Dakwah itu bukan hanya ceramah, tapi juga keteladanan dan narasi positif yang bisa kita bagi ke publik," jelasnya.

Keduanya menggandeng Reski Saputra, selaku Pranata Humas Kemenag Inhu, dalam proses perekaman, pengeditan, hingga publikasi konten ke media sosial resmi Kemenag Inhu.

Reski menyambut baik kolaborasi ini dan menilai bahwa langkah para penyuluh untuk aktif di ruang digital adalah bentuk respons positif terhadap perkembangan zaman.

"Kita tidak bisa lagi mengandalkan mimbar fisik saja. Dakwah hari ini juga perlu hadir di layar ponsel, dengan cara yang tetap santun, informatif, dan menyentuh," ujarnya.

Konten-konten dakwah digital ini akan dipublikasikan melalui akun resmi Kementerian Agama Indragiri Hulu dan diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan keagamaan yang moderat, sejuk, dan relevan dengan kehidupan masyarakat kekinian.

(Reski)