Indragiri Hulu, (Inmas). Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sebagai leading sektor implementasi KM telah melakukan serangkaian kegiatan, dukungan program, kebijakan, dan bantuan teknis, bahkan penganggaran cukup besar untuk mempercepat pelaksanaan Kurikulum Merdeka (KM) di level madrasah.
Pusdiklat Teknis sebagai lembaga yang memiliki amanah untuk melatih dan mempersiapkan sumberdaya manusia, secara spesifik aktor pendidikan atau tenaga teknis kependidikan menyiapkan rencana implementasi KM di madrasah dengan melibatkan multi pihak dan pemangku kepentingan madrasah dalam program bernama “Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas” atau Pelatihan IKM-BK.
Pelatihan IKM-BK dirancang dalam 3 (tiga) tahapan, yang satu dengan lainnya berkaitan dan saling melengkapi sebagai bagian tak terpisahkan. Pertama, on the job training (OJT), yakni tahap awal dimana calon peserta wajib mengikuti seluruh materi yang dirancang melalui daring (online based training). Tahap kedua, yakni in service training (IST) selama 6 hari. Seluruh peserta diwajibkan ikut pelatihan secara tatap muka, luring (offline) di oleh BDK/Loka. Tahap ketiga adalah tahap implementasikan KM di madrasah-sasaran selama 6 bulan. Selama masa implementasi ini penyelenggara akan melakukan pemantauan, pendampingan, bimbingan teknis, konsultasi, pengayaan, benchmarking, dan seterusnya.
Kamis 30 November 2023, Plh. Kakankemenag Kab. Inhu H. A. Razak, S.Ag.,M.Pd.I (Kasi PHU) dengan didampingi Ka.Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu Ehirdamri, S.Ag dan Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu Hendriadi, S.Ag.,M.Pd.I berikan sambutan/arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Seminar Hasil Laporan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKM-BK) terhadap 5 Komunitas di Lingkungan Kankemenag Kab. Inhu, tempat: Aula Kankemenag Kab. Inhu. Kegiatan ditaja Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru dengan pendampingan/narasumber Widyaiswara Dr. Euis Setiawati, M.Pd. Masing-masing IKM-BK menyampaikan laporan pelatihan IKM-BK oleh Kepala Madrasah masing-masing.
Kegiatan pelatihan merupakan bagian dari upaya Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru untuk terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga pendidik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka yang Berbasis Komunitas.(tulang)