Tembilahan (Inmas) - Musim penghujan yang tinggi menyebabkan banjir rob besar terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di Tembilahan pada Rabu, (25/01). Banjir ini menimpa juga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir. Pukul 16.00 WIB air mulai naik dan pukul 17.00 WIB sudah masuk ke teras dan ruang tengah kantor.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir, sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten terdampak banjir rob yang meluap dari sungai. Kerusakan yang terjadi pada jembatan, jalan, rumah, sawah penduduk dan 1.000 warga harus mengungsi ke tempat aman. Kecamatan paling terdampak adalah Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tembilahan Hilir, Tembilahan Utara dan Batang Tuaka.
Pegawai Kemenag Inhil segera bersikap sigap dalam mengatasi dampak banjir. Mereka berusaha menguras air, membersihkan sisa lumpur, mengangkat karpet, dan melakukan pembersihan lainnya. Kerja keras dan kerja sama yang baik, sebagian besar kotoran yang ditimbulkan banjir berhasil dibersihkan. Kegiatan pembersihan dilakukan hingga jam 23.00 WIB dan dilanjutkan kembali esok harinya. Melalui kerja keras dan kerja sama yang baik, Kemenag Inhil berhasil mengatasi dampak dari banjir rob yang terjadi dan meminimalisir kerusakan yang ditimbulkan.
Hendri Candra, Pegawai Kemenag Inhil Bagian Umum, menyatakan bahwa banjir ini adalah banjir terbesar yang dialami selama 18 tahun dia bekerja di Kemenag Inhil. Ia bercerita bahwa Tembilahan memang langgangan banjir rob tahunan, terutama di awal tahun dan mendekati Imlek. Namun banjir tahun ini adalah banjir yang paling besar yang menimpa kantor. Dengan kerja keras dan kerja sama seluruh pegawai yang ada, dampak banjir dapat ditangani dan kerusakan dapat diminimalisir.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Harun, S.Ag, M.Pd memberikan ucapan terimakasih yang tulus kepada seluruh pegawai Kemenag Inhil yang telah melakukan gotong royong demi kebersihan kantor pasca banjir rob. Ia menyatakan bahwa kebersamaan dan kerja keras yang ditunjukkan oleh seluruh pegawai merupakan bukti komitmen dalam melayani masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap agar bencana banjir rob tidak sebesar ini lagi dan dapat diantisipasi di masa yang akan datang. *** (Utar/Hd)
Sigap, Kemenag Inhil tanggap antisipasi dan pembersihan dari banjir rob
Ringkasan:
Tembilahan (Inmas) - Musim penghujan yang tinggi menyebabkan banjir rob besar terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di Tembilahan pada Rabu, (25/01). Banjir ini menimpa juga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir. Pukul 16.00 WIB air mulai naik dan pukul 17.00 WIB sudah masuk k...