Kuansing ( inmas) 22 Maret 2022, Siswa siswi melakukan pembelajaran bioteknologi Pembuatan tape yang berasal dari bahan singkong dan ketan.Mengapa menggunakan singkong dan ketan ?
Parini S.Pd sebagai kepala labor ipa menuturkan bahwa kedua bahan ini mudah di peroleh di lingkungan MTs Bahrul Ulum.Pembelajaran dengan metode bioteknologi ini di lakukan dengan harapan menghasilkan produk yang bisa dikonsumsi bahkan menjadi sebuah ide peluang usaha.
Dengan pembelajaran aktif dalam membuat percobaan bioteknologi konvensional ini para siswa diajarkan untuk memanfaatkan dan menentukan bahan yang akan di fermentasikan.
Adapun Prosedur pembuatan tape tersebut sebagai berikut :
Bahan Ubi
Ubi di kupas dan dipotong-potong di cuci bersih,kemudian di kukus hingga matang lalu di tiriskan sampai dingin,setelah dingin kemudian di taburi ragi yang telah di haluskan dan di letakkan di wadah yang di alasi daun pisang kemudian di tutup rapat,dan di simpan di dalam labor selama 3 hari.
Bahan ketan
Ketan di rendam,kemudian di cuci bersih dan di kukus setelah matang di angkat lalu di cuci dan di kukus kembali lalu di tiriskan sampai dingin,setelah dingin kemudian di taburi ragi dan di bungkus daun pisang ditutp rapat di simpan di labor selama 3 hari.
Tujuan di tutup rapat adalah agar bakteri lain tidak mencampuri proses fermentasi sehingga menghasilkan rasa tape yang enak.
Dari hasil percobaan kedua bahan ini para siswa tentunya akan mendapatkan wawasan dari bioteknologi. (Parini)