Kuansing ( inmas ) Rabu (17/08) siswa-siswi beserta guru MTs N 4 Kuantan singingi mengikuti upacara HUT RI ke 77 di tepian pantai rindu alam muara lembu. Dalam upacara tersebut Alhamdulillah grup drumband MTs N 4 Kuantan Singingi tampil memukau dan ibu Hajriyani, S.Pd selaku guru biologi di MTsN 4 Kuantan singingi di daulat menjadi protokol/MC di acara tersebut.
Upacara yang ditunggu-tunggu karena sudah dua tahun tidak bisa berkumpul karena pandemi covid-19 yang melanda hampir semua penjuru dunia. Siswa-Siswi MTs N 4 Kuantan Singingi sangat bersemangat dalam mengikutinya baik saat penaikkan bendera maupun penurunan bendera. Grup Drumband Gita Swara menyanyikan lagu Indonesia Raya, Andika Bayangkara dan lagu hiburan. Banyak pejabat terutama anggota DPRD kabupaten Kuantan Singingi yang hadir dalam mengapresiasi penampilan anak-anak yang tergabung dalam sanggar seni Gita Swara khususnya Drumband ini, yang di bina oleh ibu Herlita S.Pd., ibu Losendri Putri,S.Sos., dan ibu Mutia Indah Lestari,S.Sn. ujar Doriani,S.Pd.,(selaku kamad MTsN 4 Kuantan singingi). Kami mendengar pujian dari beberapa tamu undangan yang hadir turut merasakan bahagia, karena anak-anak dengan penuh semangat dan hampir tiap hari latihan untuk tampil di acara Penaikan dan penurunan bendera Merah putih di Lapangan Rindu Alam Tepian Pantai Kelurahan Muara lembu, tambahnya.
Saat penaikkan bendera yang bertindak sebagai inspektur upacara yaitu bapak camat Singingi, Deflides Gusni, S.P.,M.Si dengan komandan upacara langsung dari kepolisian sektor singingi. Sedangkan penurunan bendera sebagai inspektur bapak kapolsek singingi dan komandan upacara dari danramil 09 Kecamatan Singingi.
Rencana kami dari sanggar Seni MTs N 4 kuantan Singingi tahun depan kalau seandainya masih dipercayakan sebagai pelaksana upacara HUT RI untuk menyanyikan lagu indonesia raya dan lagu lainya kami akan mengkolaborasikan antara drumband dengan marawis ungkap Yusri,S.Sos (selaku ketua sanggar MTs N 4 Kuantan Singingi).
Rencana tahun ini akan kami kolaborasikan akan tetapi persiapan tidak maksimal ucap buk Herlita,S.Pd (selaku pelatih drumband). Baik upacara penaikkan maupun upacara penurunan langsung di saksikan oleh seluruh masyarakat Muara lembu karena mereka juga antusias mengikuti jalannya upacara bendera merah putih hingga selesai. ( Dori )