0 menit baca 0 %

*Siswa YPI Al- Muhajirin Laksanakan Shalat Ghaib, untuk Orang Tua dari Guru RA Al- Muhajirin*

Ringkasan: Pinggir  ( Inmas)- Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirin Kecamatan Pinggir Berduka, sebab salah satu Orang Tua/ Ayah dari Ibu TUMINI (Ibu Ani guru RA Al-Muhajirin) telah meninggal dunia di Kisaran dan Siswa-Siswi melaksanakan shalat Ghaib di Musholla Al- Muhajirin yang diimami oleh K...

Pinggir  ( Inmas)- Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirin Kecamatan Pinggir Berduka, sebab salah satu Orang Tua/ Ayah dari Ibu TUMINI (Ibu Ani guru RA Al-Muhajirin) telah meninggal dunia di Kisaran dan Siswa-Siswi melaksanakan shalat Ghaib di Musholla Al- Muhajirin yang diimami oleh Kepala Madrasah Senin (6/2/23). 

Dilaksanakannya shalat ghaib di Musholla Al-Muhajirin untuk mendoakan Ayah dari Ibu Ani yang memang sudah lama sakit sakitan selama ini.

Seluruh kepala madrasah dan majelis guru turut berduka atas musibah tersebut, Bapak Rudiansyah, S.Pd.I,.MM menyatakan “Sebagai Muslim kita mestinya selalu mendoakan Saudara kita yang tertimpa musibah, agar amal kebaikan mereka diterima disisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan tetap kuat dan tabah atas musibah yang menimpah”.ungkap Beliau.   

Dalam melaksanakan shalat Ghaib yang langsung dipimpin oleh Bapak Rudiansyah, S.Pd.I,.MM dan Shalat ghaib di dilaksanakan pukul 11.00 WIB dan dalam pelaksaanannya dapat berjalan dengan lancar.

Baik guru, staf dan para siswa ikut berpartisipasi dalam pelaksanaanya.

Keluarga Besar YPI AL-MUHAJIRIN mengharapkan dengan pelaksanaan shalat ghaib akan memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran akan pentingnya nilai ibadah bagi para siswa yang langsung dipraktekkan dan pentingnya memanamkan rasa persaudaaraan diantara sesama muslim. 

Kemudian dengan dilaksanakanya shalat ghaib para siswa mengetahui tata cara pelaksanaannya dalam praktik. Setelah melaksanakan shalat acara dilanjutkan dengan penjelasan kepada para siswa tentang pentingnya shalat ghaib dilaksanakan. Penjelasan tersebut langsung di paparkan oleh Bapak Rudiansyah sebagai bentuk penguatan. (MJ)