0 menit baca 0 %

Siti Hidayah, S.Pd, PAI KUA Kec. Bantan Ikuti Kegiatan Ice Breaking

Ringkasan: Bantan (Inmas) Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS KUA Kec Bantan Siti Hidayah, S.Pd mengikuti kegiatan perlombaan Ice Breaking di STAIN Bengkalis Selasa, 14 November 2023.Ice breaking adalah kegiatan yang bertujuan untuk memecah ketegangan yang ada selama aktivitas berlangsung.

Bantan (Inmas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS KUA Kec Bantan Siti Hidayah, S.Pd mengikuti kegiatan perlombaan “Ice Breaking” di STAIN Bengkalis Selasa, 14 November 2023.

Ice breaking adalah kegiatan yang bertujuan untuk memecah ketegangan yang ada selama aktivitas berlangsung. Maka Gugah Semangat Belajar Siswa dengan Ice Breaking.

Memiliki jiwa semangat sangat diperlukan untuk menunjang belajar. Jika lemas, lesu dan mengantuk, otomatis proses belajar mengajar dan apa yang disampaikan guru akan lewat dan berlalu begitu saja tanpa ada kesan.

STAIN Bengkalis menggagas kegiatan Ice breaking ini melalui perlombaan Ice Breaking tingkat Kabupaten Bengkalis dengan peserta kegiatan Guru TK/RA dari masing-masing Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Perlombaan ini dilakukan dengan cara masing-masing peserta akan menampilkan dan mempraktekkan mengajar dengan pola Ice breaking secara bergantian, dan di nilai oleh tim penilai dari Kabupaten.

Hasil dari lomba Ice Breaking tersebut adalah:

<!--[if !supportLists]-->1.    <!--[endif]-->Juara I TK Selatbaru Kec. Bantan

<!--[if !supportLists]-->2.    <!--[endif]-->Juara II TK Mentayan Kec. Bantan

<!--[if !supportLists]-->3.    <!--[endif]-->Juara II TK Kec. Bukit Batu

Saat dikonfirmasi usai acara di laksanakan Muawinah, M.Pd salah satu dari dewan Juri menjelaskan “Intinya Ice Breaking itu adalah kalau sudah fikiran dan badan fresh dan segar, saya yakin siswa bisa belajar lebih fokus. Guru yang mengajar juga akan lebih bersemangat lagi dan suasana belajar akan lebih hidup. Ya kalau siswanya terlihat hilang konsentrasi cara-cara seperti itu (Ice Breaking) perlu dilakukan”.

Muawinah juga menambahkan bahwa banyak sekali problematika siswa dalam belajar di lingkunag sekolah atau madrasah. Seperti tidak membuat PR, motivasi belajar rendah, malas, dan lain sebagainya. Itu semua harus diatasi agar kehadiran mereka ke sekolah atau madrasah tidak sia-sia. Di akhir acara di umumkan pemenang dari hasil perlombaan tersebut. (Timredaksikuakecbantan)