Tembilahan (Kemenag) – Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indragiri Hilir (Inhil) menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang mendalam dengan menggelar serangkaian ibadah kolektif. Kegiatan yang meliputi Yasinan, Tahlil, Doa, dan Sholat Sunnah Ghaib ini didedikasikan untuk mendoakan almarhum santri Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan khidmat tersebut dilaksanakan secara berjamaah di
Lapangan MAN 1 Indragiri Hilir, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, pada Jumat
(17/10/2025) pukul 07.00 WIB, diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai
dari guru, staf, hingga siswa.
Pelaksanaan ibadah kolektif ini dikoordinir oleh Wakil
Kepala Bidang Keislaman, Ibrahim yang bekerja sama dengan seluruh Wakil Kepala
MAN 1 Inhil dan Rohis. Tujuan utamanya adalah memanjatkan doa agar seluruh
almarhum santri diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima amal
kebaikannya, serta dilapangkan kuburnya.
Ibrahim selaku koordinator kegiatan, mengungkapkan bahwa
inisiatif ini muncul dari rasa persaudaraan yang kuat di bawah payung
Kementerian Agama RI.
“Jarak geografis boleh memisahkan, tetapi ikatan batin dan
rasa persaudaraan sesama muslim tidak boleh terputus. Melalui Yasinan, Tahlil,
dan Sholat Ghaib ini, kami menghadiahi pahala ibadah kepada para almarhum,
sekaligus mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian di lingkungan
madrasah, dan sesama dibawah naungan Kementerian Agama RI,” ujar Ibrahim.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang
dilanjutkan dengan Tahlil yang dipimpin oleh H. Alfian, Wakil Kepala Bidang
Kurikulum. Puncak kegiatan adalah pelaksanaan Sholat Sunnah Ghaib berjamaah,
yang sebelum dimulai, kaifiah (tata cara) pelaksanaannya dijelaskan secara
rinci oleh Ust. H. Syaieful Yani, yang kemudian bertindak sebagai imam.
Dalam sesi doa, Ust. H. Syaieful Yani juga memimpin
permohonan ampunan dan rahmat bagi para almarhum. Ia turut menekankan
pentingnya mengambil hikmah dari peristiwa ini, terutama bagi para siswa.
“Kematian adalah kepastian (mautul yaqin) bagi setiap
yang bernyawa. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk kita semua,
khususnya para siswa, agar senantiasa termotivasi meningkatkan amal ibadah dan
istiqomah sebagai bekal menghadapi akhirat,” tutur Ust. H. Syaieful Yani yang
merupakan ASN staf Tata Usaha MAN 1 Inhil.
Seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan khidmat dan tertib,
memperkuat budaya introspeksi dan solidaritas kemanusiaan di lingkungan MAN 1
Indragiri Hilir. Selain mendoakan santri Al-Khoziny, kegiatan ini juga turut
memohon keselamatan, keberkahan, dan perlindungan dari segala musibah bagi
seluruh keluarga besar MAN 1 Inhil. (Ria/ Mul)