0 menit baca 0 %

Sosialisasi Pembinaan Karakter Moderasi Beragama Bagi Guru Madrasah Se Kab. Kampar

Ringkasan: Kampar ( Inmas )  Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama bagi guru  Madrasah se Kab. Kampar, Sabtu, 30 /9/2023 yang dilaksanakan di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.Acara yang  dihadiri oleh Kepala Kantor  Kementeria...

Kampar ( Inmas )  – Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama bagi guru  Madrasah se Kab. Kampar, Sabtu, 30 /9/2023 yang dilaksanakan di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Acara yang  dihadiri oleh Kepala Kantor  Kementerian Agama Kab. Kampar, H. Fuadi Ahmad, SH, MAB, Ka. Sub. Tata Usaha, H. Dirhamsyah, S.Ag, M.Sy, dan para Kasi, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta serta para guru Madrasah dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Turut hadir Ketua GP AnshorPimpinan Wilayah Provinsi Riau,  bapak Purwaji, SE sebagai Narasumber.

Ketua Panitia  Muhammad Yuras, S.Sos I, M.Pd ( Kepala MTsN 4 Kampar)  dalam  laporannya menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan dan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.

Yuras menyampaikan  ucapan terima kasih kepada narasumber yang telah bersedia mengisi materi pada kegiatan tersebut dan dirinya juga menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar bisa mengikuti kegiatan sosialisasi penguatan moderasi beragama dengan baik.

“Semoga kita semua bisa menjadi guru dan tenaga kependidikan yang dapat menanamkan nilai moderasi kepada peserta didik kita sebagai bentuk pembiasaan yang memiliki prilaku toleran,” kata Yuras

Sementara itu Ka. Kankemenag dalam sambutannya juga memberikan materi tentang kebijakan Menteri Agama tentang moderasi beragama. Moderasi Beragama adalah salah satu program prioritas Kementerian Agama. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini guru dapat memiliki sifat moderat, bisa menjadi contoh di masyarakat umum dalam memahami agama. Hal ini mengingatkan akan fitrah kita sebagai manusia. “Didalam beragama tidak boleh kaku dan harus saling menghormati satu dengan yang lain”, kata  Fuadi

Moderasi Beragama menjadi hal penting yang harus diteguhkan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan,” ucap Fuadi 

“Oleh karena itu, madrasah sebagai lembaga pendidikan dengan bercirikhas Islam perlu menjadi pioner dalam menumbuhkembangkan sikap moderat yang bertujuan untuk menciptakan kerukunan,” pungkasnya.

Banyak yang menggunakan isu agama untuk kepentingan pribadi. Maka dari itu perlu diingatkan kembali untuk memahami agama kita. Negara ini berdiri atas kesepakatan beberapa tokoh agama dan pejuang dengan latarbelakang berbeda-beda. “Ini menjadikan potensi intoleransi dan radikalisme sangat mudah untuk memecah belah dengan isu-isu agama. Untuk itu perlu adanya Moderasi Beragama untuk ditularkan ke masyarakat", imbuhnya.

Fuadi  mengatakan bahwa ada 4 hal untuk mengimplementasikan Moderasi Beragama antara lain Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti Kekerasan dan Akomodatif terhadap budaya lokal. “Kami berharap guru yang hari ini mendapat pembinaan dapat mengimplementasikan Moderasi Beragama di kehidupan sehari-hari”, pungkas  Fuadi (Agus/Fatmi/Cicy).